| Jumat, 18 Maret 2005 | OLAHRAGA |
Persikaba Menangi Partai RicuhBLORA-Pertandingan Persikaba melawan Persik dalam lanjutan Kompetisi Divisi II-A Jateng yang digelar di Stadion Kridosono Blora, Rabu (16/3) sore lalu, diwarnai kericuhan. Keributan terjadi pada menit ke-17 babak kedua. Karena situasi tidak memungkinkan, ditambah hujan turun disertai angin kencang, akhirnya disepakati permainan ditunda. Pada pertemuan Rabu malam, disepakati pertandingan tunda akan dilaksanakan pagi harinya. Dalam pertandingan lanjutan, tuan rumah memasukkan sebuah gol dua menit menjelang bubaran, untuk emnang dengan skor 2-1. Pada babak pertama, kedua kesebelasan sama-sama menunjukkan permainan cantik. Silih berganti mereka melakukan serangan ke jantung pertahanan lawan. Mereka sama-sama ngotot untuk menang. Wajar saja, mengingat kedua tim ini berusaha lolos dari jurang degradasi. Melalui serangan terencana, pada menit ke-32 Arifin berhasil menjebol gawang Haris Effendi untuk membuat tuan rumah unggul. Kedudukan 1-0 tetap bertahan hingga babak pertama usai. Protes Memasuki babak kedua, anak-anak Kendal yang dimanajeri Musafak berusaha mengejar ketertinggalannya. Di sisi lain, kubu Persikaba yang memimpin, tidak mengendorkan serangan. Sayang, pertandingan menarik ini dibumbui kericuhan. Pada menit ke-62, salah seorang pemain belakang tuan rumah dianggap melakukan pelanggaran di dekat daerah penalti oleh tim lawan. Namun, wasit Waskito Bekti dari Semarang tidak meniup peluit tanda pelanggaran. Sejumlah pemain tamu pun melancarkan protes keras. Dalam protes itu, Haris Effendi tiba-tiba menendang wasit dari belakang. Waskito pun terjengkang. Melihat keadaan kacau, sejumlah petugas memasuki lapangan untuk melerai. Dalam insiden itu wasit akhirnya mengeluarkan kartu merah untuk Haris. Ketika pertandingan akan dilanjutkan, kembali sejumlah pemain Persik melancarkan protes kepada wasit. Mereka tetap menganggap lawan melakukan pelanggaran beberapa meter di luar kotak penalti. Wasit akhirnya mengakomodasi protes ini. Kubu Persikaba juga tidak melayangkan protes atas perubahan keputusan wasit. Tendangan bebas pun diberikan, yang menjebol gawang Aris Noviandi. Sontak gol itu disambut suka cita oleh para pemain Kendal. Sebaliknya, gantian kubu Persikaba protes terhadap wasit. Karena keributan sulit diatasi, di tengah hujan deras diserati angin kencang, akhirnya pemimpin pertandingan mengambil keputusan menghentikan untuk sementara pertandingan. Malam harinya diadakan pertemuan antara kedua belah pihak, yang menyepakati partai tunda dilanjutan esok paginya mulai pukul 08.30 WIB. Dalam pertandingan tunda itu, Persikaba berhasil memasukkan satu gol, melalui kaki Samuri (22) dua menit sebelum pertandingan bubar. Dengan demikian skor menjadi 2-1 dan tetap bertahan hingga wasit pengganti Rusman, meniup peluit panjang tanda pertandingan usai. (ud-22) |