| Jumat, 18 Maret 2005 | OLAHRAGA |
Porras Siap Bertarung Lawan OrtizSEMARANG-Kondisi para pemain PSIS menjelang pertandingan kandang lawan PSPS Pekanbaru semakin baik. Penampilan striker Emmanuel de Porras pun sudah memperlihatkan peningkatan. Hal itu cukup melegakan Pelatih Bambang Nurdiansyah. ''Dia sudah menunjukkan peningkatan. Ball feeling-nya semakin tajam. Itu akibat peningkatan kondisi fisiknya. Mudah-mudahan kemampuan sesungguhnya bisa diperlihatkan,'' ujar Bambang. Porras sendiri mengaku siap bertanding melawan PSPS, karena kondisinya semakin membaik. Selain itu, kerja samanya dengan rekan-rekan barunya juga sudah solid. Hal ini membuat dia optimistis timnya bisa meraih poin penuh di kandang. ''Tidak ada masalah dengan kondisi saya. Meski di PSPS nanti ada Ortiz (Gustavo H Ortiz, pemain senegara yang satu tim di Persija), saya tetap akan fight. Tentu saja untuk memenangkan PSIS,'' tegas penyerang berusia 23 tahun ini. Pada pertandingan Sabtu besok di Stadion Jatidiri, Bambang tetap akan mengandalkan pemain itu di lini depan. Skill-nya dinilai baik. Selain itu, pemain asal Argentina ini juga mempunyai daya juang tinggi. Hal itu cukup untuk merobek pertahanan PSPS. Apalagi, di lini depan dia akan didampingi Indriyanto Nugroho dan Anthony Jommah Ballah. Permainan timnya diharapkan semakin gereget dengan pola 3-4-3. Khawatirkan Hujan Hujan yang sering mengguyur Semarang pada sore hari, membuat Bambang khawatir. Pasalnya, jika hujan deras terjadi sebelum pertandingan, lapangan bakal tergenang air. Dampaknya, skema permainan anak-anak asuhannya tidak jalan, sehingga permainan tidak bisa berkembang baik seiring tidak lancarnya perguliran bola dari kaki ke kaki. ''Hujan memang mengkhawatirkan. Skema permainan bisa tidak bisa jalan akibat lapangan tergenang air. Padahal, kami ingin meraih poin penuh,'' tegasnya se-usai latihan di Stadion Jatidiri, sore kemarin. Kekhawatiran tersebut beralasan. Dalam latihan, simulasi skema permainan untuk menghadapi PSPS kurang berjalan secara maksimal. Beberapa bagian lapangan yang tergenang air sering menghambat laju bola yang dimainkan Indriyanto Nugroho cs. Permainan bola-bola pendek dari kaki ke kaki pun kurang berjalan lancar. Meski demikian, Bambang tidak mau mengubah skema permainan yang telah disusunnya berdasarkan pola 3-4-3 itu. ''Skema permainan yang telah disusun telanjur dipahami para pemain. Jadi, kalau pun nanti hujan, kami tetap akan bermain sesuai rencana. Bukan hanya kami yang akan kesulitan menghadapi medan lapangan yang becek, tapi lawan juga,'' ujar mantan striker timnas ini.(H13-22) |