logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 18 Maret 2005 INTERNASIONAL
Line

Lintas Jagat

Chubais Lolos dari Maut

MOSKWA - Tokoh reformasi Rusia, Anatoly Chubais, lolos dari percobaan pembunuhan Kamis kemarin. Penyerang mencoba membunuh Chubais dengan bom dan menembaki mobil direktur Perusahaan Listrik Negara itu dengan senapan mesin.

Chubais (49) dikenal sebagai salah seorang tokoh yang ikut mendorong reformasi ekonomi Rusia. Saat ini dia menjabat direktur eksekutif perusahaan listrik milik negara.

Menanggapi serangan itu, Chubais bertekad tidak akan pernah bisa diintimdasi oleh orang-orang yang mengotaki serangan itu. "Segala sesuatu yang telah saya lakukan dalam mereformasi sektor energi negeri ini, dan mempersatukan partai-partai demokratis, tetap akan saya lakukan. Bahkan, dengan kekuatan dua kali lipat," kata Chubais.

Chubais tidak menyatakan secara eksplisit siapa orang di balik upaya pembunuhan itu. Menurut koleganya, Andrei Trapeznikov, mobil Chubais menjadi sasaran ledakan bom dan tembakan senapan otomatis saat dia melaju di jalan raya Moskwa.(rtr-gn-52)

Bus Meledak, 30 Orang Tewas

BEIJING - Sedikit-dikitnya 30 orang tewas saat satu bus tingkat meledak di Provinsi Jiangxi, China timur, Kamis dini hari, demikian dilaporkan kantor berita resmi China Xinhua.

Bus dengan rute jarak jauh itu tengah melakukan perjalanan dari kota Shenzhen di dekat Hong Kong, China selatan, menuju Zhejiang di China timur ketika ledakan itu terjadi pada kira-kira pukul 04.00 Kamis waktu setempat. "Polisi mengatakan jumlah pasti korban tewas belum bisa diberitahukan saat ini, karena tubuh para korban itu hancur berantakan," demikian menurut Xinhua.

Ledakan tersebut terjadi di dekat kota Shangrao, dan beberapa gedung di sekitar tempat bus itu meledak mengalami kerusakan dan ada sejumlah warga setempat yang menderita cedera Belum segera diketahui apa penyebab ledakan tersebut.(ant-52)

Biri-biri Tertua di Dunia

SYDNEY - George mungkin menjadi satu-satunya biri-biri yang merayakan ulang tahun ke-21 di dunia, demikian laporan Australian Associated Press (AAP), Kamis kemarin. Warren, kota kecil pedalaman dengan 3.200 warga yang terkenal sebagai ibukota wol dan katun Australia, adalah tempat tinggal George, nama biri-biri tertua di Australia, dan mungkin juga tertua di dunia.

Pemilik George, Myra dan Phillip Tolhurst, tak pernah memiliki biri-biri yang hidup melewati usia 12 tahun sehingga mereka menghubungi Guinness Book of Records untuk meminta pembuatan kategori baru buat hewan peliharaannya.

"Hewan ini benar-benar berada dalam kondisi baik," kata Myra. "Ia memang terserang rematik ringan di kaki belakang dan ia sudah tak mempunyai gigi selama 10 tahun, tetapi memiliki gusi yang sangat kuat."

George telah menjadi hewan peliharaan pasangan tersebut sejak ia ditemukan "disia-siakan oleh ibunya" setelah sang induk melahirkan anak kembar dan meninggalkan George bersama saudara kembarnya.(ant-52)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA