| Jumat, 18 Maret 2005 | EKONOMI |
sekilas ekonomiFebruari Wonogiri Inflasi 0,48%WONOGIRI-Selama Februari 2005 di Wonogiri terjadi perubahan kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 116,13 menjadi 116,68. Dampaknya menyebabkan inflasi sebesar 0,48%. Demikian diungkapkan oleh Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Wonogiri Eko Muslich Martono MM mengutip laporan bulanan Badan Pusat Statistik (BPS), kemarin. Angka kumulatif inflasi Februari 2005 terhadap Desember 2004 mencapai 1,56%. Angka inflasi datang dari kelompok bahan makanan sebesar 0,21%; makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,22%; perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,04%; serta transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,01%.(P27-53) Pemasaran Rumah Tidak Lancar SOLO-Pemasaran rumah-rumah yang dibangun Perum Perumnas di Desa Mojosongo dan Randusari, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali tidak lancar sebagaimana diperkirakan semula. Di dua desa itu sejak Agustus 2004 Perumnas membangun 100 unit rumah sederhana sehat (RSH) tipe 29 dan hingga kemarin baru laku 50 unit. ''Mungkin karena jaraknya agak jauh dari Kota Solo sehingga rumah-rumah tersebut belum terjual semua,'' ujar Ir Suhadi, Kepala Cabang Perum Perumnas Surakarta, kemarin. Meski harga BBM naik, rumah-rumah tersebut ditawarkan dengan harga lama, yakni Rp 34,5 juta/unit, sehingga diharapkan cepat laku. (bt-53) |