logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 17 Maret 2005 INTERNASIONAL
Line

LINTAS JAGAT

Udang Spesies Baru

BOISE - Ilmuwan biologi di Idaho menemukan udang spesies baru yang hidup di padang pasir kering di wilayah Idaho. Meskipun udang itu terlihat ringkih dan lembut, ternyata hewan ini cukup kuat untuk bertahan hidup selama bertahun-tahun di padang pasir yang kering kerontang selama musim panas. Hewan kecil ini juga tetap survive di tengah musim dingin yang membeku.

Ketika musim hujan tiba dan danau-danau mulai berair, udang-udang itu akan hidup normal kembali, mencari makanan dan berkembang biak. ''Udang itu panjangnya sekitar 7,5 cm. Termasuk besar untuk ukuran udang,'' kata pakar biologi Dana Quinney.

Saat ini ada sekitar 300 spesies udang di seluruh dunia. Namun, menurut Quinney, hanya ada tiga spesies yang berukuran besar. Quinney belum bersedia menyebutkan nama ilmiah (Latin) udang tersebut sampai artikel tentang hewan itu diterbitkan jurnal ilmiah.

Dana Quinney dan koleganya butuh waktu sembilan tahun untuk membandingkan dan memastikan bahwa udang itu memang sepenuhnya berbeda dari jenis udang-udang lain.

Vatikan Kecam Da Vinci Code

ROMA - Gereja Katholik Roma mengecam keras novel Da Vinci Code. Gereja menganggap novel laris itu memalukan dan memuat kebohongan. Belakangan, novel itu juga difilmkan dengan bintang Tom Hanks, Jean Reno dan Audrey Tautou, memalukan dan memuat kebohongan. Kecaman itu disampaikan Kardinal Tarcisio Bertone, Uskup Agung Genoa, Rabu kemarin.

Kisah novel itu menggambarkan ''kebenaran'' bahwa Yesus memiliki anak dengan Maria Magdalena. Carlo Arcolao mengatakan kepada BBC, pernyataannya kepada publik itu murni dari keputusannya sendiri. ''Saya cemas karena banyak orang percaya dengan kebohongan dalam novel itu,'' kata dia.

Da Vinci Code adalah karya novelis Dan Brown. Sejak diterbitkan, buku ini telah menuai sensasi di seluruh dunia dan sampai saat ini masih termasuk sebagai buku terlaris.

Dengan ramuan ketegangan dan teori konspirasi, novel ini bercerita tentang dua orang pemecah sandi yang berusaha melacak kebenaran di balik Cawan Suci, cawan yang digunakan Yesus saat Perjamuan Terakhir. Menurut buku itu, Cawan Suci adalah sungguh-sungguh mengandung darah dari Yesus dan Maria Magdalena.(bbc-52)

Tahanan Irak Korban Kriminal AS

NEW YORK - Paling tidak 26 tawanan tewas di tahanan AS di Irak dan Afghanistan sejak 2002. Tim investigasi dari AD dan AL menyimpulkan atau menduga bahwa kematian itu merupakan tindak pembunuhan kriminal, kata harian New York Times, kemarin. Harian itu mengutip para perwira militer.

Tim investigasi telah merampungkan penyelidikannya dalam 18 dari kasus yang ditinjau kembali oleh AD dan AL. Mereka merekomendasikan agar para pelaku diadili atau diserahkan ke badan-badan lain untuk ditindak, kata harian tadi. Delapan kasus masih diselidiki, namun didaftar oleh AD sebagai pembunuhan kriminal yang diduga atau dikonfirmasi, lanjut harian itu, mengutip sejumlah perwira. Hanya satu kematian yang terjadi di penjara Abu Ghraib di Irak, yang terkenal akibat skandal penyiksaan terhadap para tawanan oleh tentara AS, kata New York Times.(rtr-niek-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA