logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 17 Maret 2005 BUDAYA
Line

Semarang Youth Chamber Orchestra

Upaya Melestarikan Musik Klasik

PERKEMBANGAN musik populer (pop dan dangdut) di Indonesia sangat pesat. Setiap hari semua media televisi menayangkan pertunjukan musik tersebut, baik yang menggunakan format minimalis maupun orkestra.

Dengan menjamurnya musik orkestra pop di Tanah Air, musik orkestra klasik murni menjadi tersingkirkan. Para musisi orkestra tampaknya lebih asyik menekuni musik pop dan meninggalkan musik klasik.

Pendidikan musik klasik dalam beberapa tahun terakhir sudah mulai diselenggarakan di Semarang, baik privat maupun kelompok. Namun belum ada kelompok orkestra yang didirikan untuk menampung mereka.

Untuk itulah, Semarang Youth Chamber Orchestra belum lama ini dibentuk guna mewujudkan harapan tersebut. Menariknya, kelompok orkestra skala kecil ini diperkuat oleh remaja belia, dengan usia 8-17 tahun.

Minggu (20/3) pukul 17.30, kelompok yang beranggotakan 30 personel ini bakal tampil perdana di Vina House, Jalan Diponegoro 29 Semarang. Repertoar-repertoar klasik akan dibawakan dengan conductor Drs Pipin Garibaldi DM MHum dari ISI Yogyakarta.

Pipin yang pernah memperdalam studi musik di Belanda selama tiga tahun ini dikenal sebagai conductor Indonesian Philharmonic Orchestra sejak 2000.

Selain nomor-nomor orkestra, Semarang Youth Chamber Orchestra juga akan menampilkan solo piano dalam komposisi "Turkish March" dan "Eine Kleine Nachtmusik" karya Mozart.

Sajian vokal pada nomor "The Prayer" juga akan dilantunkan dalam acara tersebut. Sedangkan paduan suara dari Fajar Harapan Choir akan membawakan nomor "How Great Thou Art".

Orkestra remaja yang diharapkan menjadi sebuah symphonic orchestra ini muncul dari gagasan para orang tua murid yang mengambil jurusan biola di Permata Maya Orchestra Course Semarang. (Asep BS-81)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA