| Selasa, 15 Maret 2005 | OLAHRAGA |
5 Pemain Semarang Berlian Dipinjam Klub Pro LigaSEMARANG- Setelah absen dari Pro Liga, klub bola voli Tunas Berlian mulai ditinggalkan oleh pemain-pemainnya. Paling tidak ada lima pemain, yang kini sudah bergabung dengan klub-klub di Jakarta. Hal itu terlihat, ketika putaran pertama Pro Liga di gelar di Jakarta beberapa waktu yang lalu. Pemain-pemain andal Tunas Berlian, seperti M Ufron, Risnandar, Heri Kristianto dan Wahyu Prabowo bergabung dengan Jakarta Elektrik. Sementara Joko Murdiyanto yang mempunyai tinggi badan 186 cm, bergabung dengan klub B2B Sananta Jakarta. Heri, Agung dan Eko dari klub Bank BNI Semarang, kini memperkuat Jakarta Phinisi. Mereka terpaksa gabung dengan klub lain, karena Jawa Tengah tidak memiliki wakil di Pro Liga, setelah tahun ini Semarang Berlian absen, akibat kesulitan dana. Sementara Apacinti, yang pernah disebut-sebut akan menggantikan peran Semarang Berlian di Pro Liga, gagal karena klub yang dilatih oleh Rochadi ini hanya dikonsentrasikan di Livoli. ''Jawa Tengah memiliki pemain-pemain potensial, tetapi tidak ada 'wadah' yang bisa menampung mereka. Seperti Pro Liga 2005 ini, Jateng tak punya wakil sehingga mereka harus gabung dengan klub di luar Jateng,'' jelas pelatih Apacinti, Rochadi seusai latihan sore kemarin. M Ufron Pelatih yang berhasil mengorbitkan M Ufron di Apacinti itu memuji ketangguhan Jakarta Alektrik pada putaran pertama, setelah klub milik PLN tersebut diperkuat oleh empat pemain Tunas Berlian. Seperti yang terlihat pada hari pertama Pro Liga di Gelora Senayan, Jakarta Elektrik berhasil membuat kejutan besar menang 3-0 (27-25, 25-23, 25-15) atas juara bertahan Surabaya Flame. ''Padahal Surabaya Flame, masih diperkuat dua pemain asing dan spiker Joni Sugiyatno (pemain nasional asal Cilacap, Red). Dengan hasil tersebut, bisa menunjukkan kualitas pemain-pemain asal Jateng,'' tandasnya. Sementara itu, pembina klub Tunas Berlian Umbu Puda SH, mengakui hal tersebut. Tetapi kepindahan mereka hanya sebatas dipinjam, setelah Semarang Berlian absen dari Pro Liga 2005. Mereka terpaksa dilepas, hanya semata-mata untuk menambah jam terbang mereka, karena semakin banyak bertanding, mereka akan semakin bertambah pengalaman. (C16-57) |