| Selasa, 15 Maret 2005 | OLAHRAGA |
Kalah, Real Madrid Semakin TerjepitMADRID - Real Madrid semakin terjepit setelah dipermalukan tuan rumah Getafe 1-2 pada lanjutan Divisi I Liga Spanyol, Senin dini hari WIB kemarin. Kekalahan itu membuat juara Spanyol 29 kali ini tertinggal 11 poin di belakang pimpinan klasemen Barcelona. Tinggal tersisa 10 pertandingan, El Real membutuhkan keajaiban untuk melewati musuh bebuyutannya itu. Pelatih Real Vanderlei Luxemburgo memutuskan untuk mengambil tanggung jawab dengan menyalahkan dirinya seusai pertandingan. "Kami harus terus bekerja karena kami mesti mempertahankan tempat untuk lolos ke Liga Champions musim mendatang. Namun untuk memenangi liga sekarang menjadi sangat sulit,'' papar Luxemburgo. Kini Real menghadapi kemungkinan gagal merebut trofi juara dua musim berturut-turut. "Saya tak melihat semangat yang sungguh-sungguh dari para pemain dan itu yang harus mereka ubah," tambah Luxemburgo. Raul Albiol mencetak gol pertama Getafe enam menit sebelum turun minum. Albiol memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Ivan Helguera. Bekas pemain Valencia ini kehilangan paruh pertama musim ini setelah terlibat dalam tabrakan mobil tatkala memindahkan barang-barang miliknya ke luar kota di selatan ibu kota Spanyol. Albiol dalam keadan koma selama beberapa hari. Namun dia berhasil pulih kembali secara luar biasa. Getafe menambah gol melalui Riki Sanchez empat menit setelah istirahat. "Mencetak gol pada pertandingan ini merupakan sebuah balas dendam," ungkap Riki, bekas pemain cadangan Real yang didepak musim panas lalu. Santiago Solari menghasilkan gol hiburan bagi Real satu menit menjelang bubaran. Sensasi Forlan Dalam pada itu, sensasi Diego Forlan kembali berlanjut. Eks pemain Manchester United itu menghasilkan golnya yang ke-17 pada saat Villarreal membungkam tamunya, Espanyol 4-1. Kemenangan itu membawa mereka naik ke posisi ketiga. Forlan adalah objek bulan-bulanan pendukung ''Setan Merah'' di Old Trafford karena kegagalannya dalam menyarangkan bola. Namun striker Uruguay itu tak ada masalah sejak kepindahannya ke Spanyol. Forlan membobol gawang Carlos Kameni pada menit ke-25. Albert Lopo menyamakan kedudukan empat menit kemudian. Juan Pablo Sorin kembali membawa Villarreal memimpin beberapa saat setelah turun minum. Juan Roman Riquelme menempatkan tim tuan rumah unggul 3-1 pada menit ke-56 dari tendangan penalti. Lucio Figueroa lalu menutup sukses Villarreal. (rtr,A7-59) |