| Selasa, 15 Maret 2005 | EKONOMI |
Great River Normal 6 Bulan LagiJAKARTA-Bank Mandiri kemarin telah memberi injeksi modal kepada PT Great River Internasional Tbk senilai Rp 4 miliar. Bank itu yakin 6 bulan ke depan kondisi perusahaan tekstil tersebut sudah normal kembali setelah efisiensi besar-besaran. "Hari ini (kemarin-Red) kami telah melakukan injeksi modal Rp 4 miliar. Nanti juga diikuti oleh Nikko Securities Rp 4 miliar dan Sunjoto Tanoedjaja Rp 2 miliar," kata Direktur Utama Bank Mandiri ECW Neloe usai penandatanganan nota kesepahaman dengan Transparansi International Indonesia tentang prinsip usaha tanpa suap di Mandiri Club Jalan Mataram Jakarta, kemarin. Neloe menjelaskan injeksi modal itu diberikan untuk membantu cash flow perusahaan, termasuk membayar audit investigasi yang akan dilakukan oleh Ernst&Young. Pihaknya telah melakukan akta pengalihan saham dari Sunjoto Tanoedjaja sebesar 30% beberapa pekan lalu. Lewat pengalihan itu saat ini Bank Mandiri memiliki 30% saham di Great River. Namun karena ada pembiayaan lebih lanjut, pengendali perusahaan dalam hal ini Sukanto menyatakan akan menambah jaminan saham menjadi 10%. Jumlah itu dibagi dua dengan Nikko Securities. "Dengan demikian nanti kita memiliki maksimal 35% saham di Great River. Saham itu belum akan dijual karena menjadi jaminan perusahan hingga restrukturisasi utangnya tuntas," ujarnya. Menurut dia, setelah melakukan pertemuan dengan Great River diketahui kebutuhan cash flow perusahaan jauh lebih kecil dibandingkan dengan yang dikemukakan manajamen sebelumnya senilai Rp 60 miliar. "Malah lebih kecil dari separo yang mereka katakan dulu. Tapi saya belum bisa ngomong sekarang," tutur Neloe. Ia mengaku optimistis dalam 6 bulan ke depan Great River akan mulai normal kembali karena perseroan melakukan sejumlah upaya, misalnya menekan biaya overhead dan menjual stok barangnya, selain efisiensi besar-besaran. Namun Neloe menegaskan Bank Mandiri tidak berniat menjadi pemegang saham mayoritas di Great River. Jika ada calon investor yang berminat maka pihaknya akan menindaklanjuti. Salah satu investor yang sudah menyatakan minatnya membeli Great River adalah Boyke Gozali, pengusaha garment yang juga memiliki PT Plaza Indonesia Realty Tbk dan PT Mitra Adi Perkasa Tbk. "Calon lainnya ada. Tapi belum bisa saya kemukakan kalau mereka belum mau ngomong," jelasnya. (dtc-53) |