logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 15 Maret 2005 BUDAYA
Line

Konser Slank - Iwan Fals

Separo Lebih Penonton Masuk Tanpa Tiket

YOGYAKARTA- Kolaborasi Iwan Fals dan Slank menghibur ribuan Slankers dan OI (orang Indonesia), sebutan penggemar Iwan Fals, yang menyaksikan konser "Bersatu dalam Damai" di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Minggu (13/3) malam. Stadion berkapasitas 30 ribu penonton ini penuh sesak. Namun, menurut penyelenggara, lebih dari separo penonton masuk tanpa membeli tiket.

Karena itu, konser amal tersebut hanya menyerap dana Rp 87.894.000. Pendapatan dari konser itu seluruhnya akan disumbangkan kepada para korban bencana tsunami di Nanggroe Aceh Darusalam (NAD). Sumbangan para pecinta musik ini akan disalurkan untuk bidang pendidikan dan kesehatan.

Pergelaran musik dengan menampilkan grup band papan atas dan penyanyi legendaris Iwan Fals ini betul-betul mendapat sambutan besar masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Hujan deras yang turun sejak sore tidak menghalangi semangat mereka menyaksikan Slank dan Iwan Fals berlaga di panggung.

Ribuan penonton berjingkrak-jingkar di depan panggung sambil mengacung-ngacungkan tangan serta bendera Slankers maupun OI. Dua penggemar itu betul-betul bersatu dalam damai, terbukti hingga pertunjukan usai tidak terjadi benturan.

Konser tur Iwan Fals dan Slank di Yogyakarta ini merupakan yang ke-15 dari 27 kota yang bakal disinggahi. Menurut penyelenggara, Harry Koko Santoso, dari 27 kota yang bakal disinggahi ditargetkan bisa terkumpul dana Rp 3 miliar. Seluruh dana itu, akan disumbangkan untuk para korban bencana tsunami di NAD. "Hingga kota ke 15 ini sudah terkumpul dana sekitar Rp 1,5 miliar lebih. Karena sebelumnya, sudah terkumpul sekitar Rp 1.485.000 miliar," katanya seraya menambahkan "Tiket kami jual Rp 20 ribu per orang."

Pintu Jebol

Konser yang dimulai pukul 20.00 ini diawali penampilan Slank dengan membawakan lagu "Lo Harus Gerak". Saat itulah penonton langsung maju ke depan panggung, sementara yang di luar stadion minta segera masuk stadion sehingga baru saja membawakan beberapa lagu, pintu masuk stadion jebol sementara tiket yang belum terjual jumlahnya masih cukup banyak.

Dalam konser itu, Slank yang turun dengan formasi komplit, Kaka (vokal), Bimbim (drum), Ivan (bas), Abdee dan Ridho (gitar), tampil habis-habisan.

Ketika penonton asyik menikmati lagu "Yang Terlupakan", Iwan Fals muncul dari balik panggung dan bergabung dengan Slank. Kemunculan Iwan Fals di panggung ini membuat suasana makin gegap gempita.

Hampir semua penonton yang memadati stadion terbesar di Kota Pelajar ini langsung bersorak mengelu-ngelukan nama Iwan Fals. Selanjutnya gantian Iwan Fals tampil dengan gitar akustik dan harmonika.

Tanpa bosa-basi, Iwan Fals langsung melantunkan lagu "Belum Ada Judul" yang langsung disambut koor penonton yang memang hafal betul dengan lagu tersebut.

Penampilan Iwan Fals diakhiri dengan lagu yang diciptakan setelah terjadinya gempa dan badai tsunami.

Setelah itu, Slank dan Iwan Fals berkolaborasi membawakan lagu "Bunga Kehidupan", "Katakan Kita Rasakan", "Orkes Sakit Hati", "Makan Gak Makan", "Pesawat Tempur", dan "Bento". (sgt-63)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA