SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Senin, 14 Maret 2005

SEMARANG-PT Bank BTN mengalokasikan kredit Rp 3,67 triliun atau 90% dari plafon kreditnya ke sektor perumahan dan jasa penunjangnya. Jumlah itu sudah termasuk untuk kredit pemilikan rumah (KPR) 75.000 unit Rumah Sederhana Sehat (RSH) yang akan dibangun pengembang tahun ini.

SEMARANG-Tahun lalu PT Prudential Life Assurance (PLA) Semarang dan Jateng memberikan kontribusi pendapatan premi secara nasional Rp 56,6 miliar. Pendapatan premi itu didukung oleh 400 tenaga pemasaran dan lebih dari 5.500 nasabah di wilayah ini.

 

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) menjamin kenaikan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) sebagai instrumen moneter pengendali inflasi tidak harus diikuti oleh kenaikan suku bunga kredit yang dilakukan kalangan perbankan.

SETIAP perusahaan atau lembaga yang sudah mendeklarasikan go public dituntut memberikan kinerja yang bernilai tidak hanya bagi lembaganya sendiri, melainkan juga masyarakat luas. Salah satu faktor yang berpengaruh pada upaya peningkatan nilai adalah komitmen organisasional yang tinggi.

PADA awal abad 20 Halford Mackinder mengklasifikasi dunia menjadi empat bagian, yakni (1) Heartland mencakup Asia Tengah dan Timur Tengah (disebut World Island), (2) Marginal Land meliputi kawasan Eropa Barat, Asia Selatan,.

 

SEMARANG-Meski ditargetkan membeli 640.907 ton gabah kering giling (GKG) untuk keperluan stok, Perum Bulog Divisi Regional Jateng sampai Sabtu lalu belum bisa membeli dari petani.

SEMARANG-Produsen dan distributor mebel hingga kini belum berani menaikkan harga jual meski biaya produksi meningkat akibat kenaikan harga BBM per 1 Maret 2005. Alasannya, daya beli masyarakat turun sejak kebijakan itu diberlakukan.

JAKARTA-Sehubungan dengan bencana tsunami di Aceh dan Sumut serta harga minyak mentah dunia yang bertengger di atas 53 dolar AS/barel, APBN 2005 dipastikan mengalami banyak perubahan.

 

SOLO-Sehubungan dengan permintaan konsumen atas motor Dayang yang kain meningkat, produksi kendaraan roda dua nasional tersebut tahun ini ditingkatkan dua hingga lima kali lipat. Saat ini produksinya sekitar 200 unit/unit.

WONOGIRI-Pemerintah dinilai tidak memihak atau melindungi rakyat terutama yang miskin. Terkait dengan kompensasi kenaikan harga BBM pun belum ada jaminan kepastian sampai pada sasarannya.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA