logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 14 Maret 2005 INTERNASIONAL
Line

Kecelakaan KA di Vietnam, 13 Tewas

HANOI - Jumlah korban tewas dalam kecelakaan kereta api di Vietnam tengah meningkat menjadi 13 orang, Minggu kemarin. Puluhan lainnya yang luka-luka masih dirawat di rumah sakit.

Jalur KA itu mulai dibuka kembali kemarin siang, sehari setelah KA cepat tergelincir di Provinsi Thua Thien-Hue, 650 kilometer sebelah selatan Hanoi. Dua dari 13 gerbong KA tersebut terguling.

Sembilan orang meninggal seketika, empat lainnya tewas saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Menurut laporan televisi Vietnam, sekitar 100 penumpang menderita luka-luka. Televisi itu sebelumnya melaporkan bahwa jumlah korban tewas 11 orang.

Beberapa dokter dari dua rumah sakit di Kota Hue dan Danang mengatakan kepada Reuters bahwa jumlah keseluruhan korban yang dirawat adalah 55 orang.

"Sebagian pasien semula dikhawatirkan meninggal di meja operasi. Namun, mereka ternyata selamat," kata seorang dokter di RS Danang, tempat 30 korban kecelakaan KA itu dirawat.

Tak ada warga asing yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Padahal, jalur KA Vietnam utara-selatan sangat populer di kalangan pelancong Barat. Namun, situs koran Vietnam Net melaporkan sedikitnya dua warga China menumpang KA naas itu.

Ho Xuan Man, ketua Partai Komunis Cabang Provinsi Thua Thien-Hue, mengatakan bahwa upaya-upaya penyelamatan terhambat oleh beberapa masalah untuk menjangkau lokasi kecelakaan.

KA cepat itu tergelincir di daerah yang diapit tebing terjal dan tepi laut. Polisi dan jawatan KA Vietnam tengah menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

Khuat Huu Tu, wakil jawatan KA Kota Danang, mengatakan bahwa para penumpang yang tidak terluka telah diangkut dengan bus ke stasiun KA terdekat untuk melanjutkan perjalanan mereka.

KA naas itu meninggalkan Hanoi, Jumat lalu, dengan mengangkut 500 penumpang dan 29 kru. Kereta tersebut menempuh jarak 1.700 kilometer menuju Ho Chi Minh City, pusat bisnis di Vietnam selatan yang dulu dikenal dengan nama Saigon.(rtr-ben-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA