| Selasa, 08 Maret 2005 | SALA |
Motor Dibawa Kabur Kenalan BaruSOLO- Kasihan benar nasib Kantil, sebut saja demikian, perempuan berwajah imut-imut yang tinggal di daerah Karangasem, Laweyan. Inginnya mendapatkan pacar, tetapi dia justru menjadi korban penipuan. Sepeda motor kesayangannya, Suzuki Smash AD-4718-HA seharga Rp 7.000.000 dibawa kabur lelaki yang dia kenal belum genap seminggu. Kisah duka Kantil, karyawati sebuah perusahaan swasta di kota Solo itu berawal dari perkenalannya dengan seorang lelaki, saat korban akan berangkat kerja. Lelaki berkacamata minus itu mengenalkan dirinya bernama Agung dan tinggal di Mojosonggo, Jebres. Tampaknya pandangan pertama itu meninggalkan kesan bagi keduanya. Selain bertukar nomor hp, mereka pun sepakat untuk bertemu lagi. "Saya memang membuat janji untuk bertemu lagi dengan lelaki itu. Pertemuan kali ini dilakukan di Grand Mall Jalan Slamet Riyadi," papar korban kepada petugas penyidik Polresta Surakarta, kemarin. Sebagaimana janji yang mereka sepakati, keduanya akhirnya bertemu di supermarket yang terletak di jantung kota Solo tersebut. "Saat itu saya membawa motor Smash, sedangkan dia menunggu di jalan tak jauh dari lokasi tujuan," katanya. Sesampainya mereka di lokasi, kendaraan itu diparkir di lantai satu. Adapun tersangka yang masih membawa kunci motor serta karcis parkir, minta izin untuk menelepon. Sementara itu, korban diminta menunggu. "Setelah lama saya tunggu, ternyata Agung tidak juga muncul. Karena khawatir terjadi apa-apa, saya berusaha mencarinya, tetapi hasilnya nihil," paparnya lagi. Di tengah perasaan gelisah itu, korban kembali mengecek ke lokasi tempat kendaraannya diparkir. Ternyata motornya sudah raib. Menurut keterangan petugas parkir, Suzuki Smash-nya itu dibawa lelaki yang sebelumnya memboncengkan korban. "Saat itulah, saya sadar telah menjadi korban kejahatan. Karena itu, saya berusaha lapor ke polisi." Korban mengaku sangat menyesal atas kejadian tersebut. Dia awalnya mengira lelaki yang ingin berkenalan dengannya itu benar-benar serius, tetapi ternyata itu hanya sebuah trik untuk mendapatkan motornya. "Saya memang sedang sial," katanya. (G11,san-80s) |