| Selasa, 08 Maret 2005 | BANYUMAS |
Curi Hp untuk Biaya Persalinan Istri MudaPURWOKERTO-Tak punya uang untuk membiayai istri muda melahirkan membuat Riyanto (36) nekat mencuri handphone (hp) di rumah kos Jalan Sitapen, Purwokerto. Namun aksi tersangka yang juga beralamat di jalan itu terbongkar gara-gara alat untuk mencuri tertinggal di kamar korban. Kemarin dia pun dicokok polisi. Kapolres Banyumas AKBP Erwin Triwanto melalui Kapolsek Purwokerto AKP Bambang Kuswara, kemarin, menyatakan modus tersangka tergolong baru. ''Baru kali ini terungkap pencurian hap dengan alat pancing berjaring kecil,'' kata Bambang. Ketika diperiksa aparat Reserse Kriminal Polsek Purwokerto, tersangka mengaku baru sekali mencuri hp. ''Saya nekat karena butuh uang untuk membiayai istri melahirkan.'' Kapolsek menyatakan tersangka beristri dua, seorang di Jalan Sitapen dan seorang di Dukuhwaluh, Kembaran. Istri muda yang akan melahirkan tinggal di Jalan Sitapen. Dia mengemukakan Jumat lalu tersangka melihat ada jendela rumah kos yang ditempati banyak pemuda yang mendaftar ke Secaba Polri di Polwil Banyumas tak tertutup rapat. Tersangka melongok lewat jendela dan melihat hp Nokia 3530 tergeletak di atas meja. Hp itu milik Anggit Radityo (20) asal Desa Adimulyo, Kecamatan Adimulyo, Kebumen. Riyanto pun menjulurkan alat pancing dan mengambil hp itu. Namun jaringnya lepas dan jatuh di kamar. Beberapa orang menyatakan itu alat pancing Riyanto. Anggit segera melapor ke polisi membawa serta alat pancing itu. Aparat Polsek Purwokerto lalu menangkap Riyanto di rumahnya. ''Polisi masih memeriksa tersangka secara intensif. Tak tertutup kemungkinan dia sudah berkali-kali mencuri hp," kata Kapolsek. (G23-86) |