| Selasa, 08 Maret 2005 | BANYUMAS |
18 Rumah Rusak Diterpa AnginCILACAP - Angin topan melanda Desa Citepus, Kecamatan Jeruklagi, Minggu (6/3). Terpaan angin disertai kilat itu menumbangkan pepohonan sehingga merusak 18 rumah. Bahkan seorang warga bernama Jumiah (40) tewas tersambar petir. ''Musibah terjadi Minggu pukul 16.30-18.00,'' kata Camat Jeruklegi, Edy Susanto, dalam laporan tertulis ke Bupati. Camat menyatakan saat musibah juga turun hujan es. Selain rumah yang tertimpa pohon, ada pula bangunan rusak karena tak kuat menahan terpaan angin. ''SDN 1 Citepus rusak parah karena atapnya terbuncang angin.'' Jumiah saat itu berteduh di sebuah gubuk bersama dua rekannya. Ketika petir menyambar, kedua orang itu selamat. Tiang listrik juga bertumbangan. Tak pelak, aliran listrik pun terputus sehingga desa itu gelap gulita beberapa saat. Kini, Muspika Jeruklegi bersama warga masyarakat bergotong royong membersihkan rumah dan menyingkirkan pohon yang tumbang ke jalanan. Mereka meminta bantuan dari sejumlah pihak, antara lain ke PLN agar memperbaiki tiang listrik yang rusak. Bupati Probo Yulastoro melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sumaryo menyatakan bantuan secepat mungkin dikirim ke Citepus. Berbagai dinas dan instansi terkait saat ini sedang berkoordinasi untuk mengatasi dampak bencana itu. (G21-86) |