logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 07 Maret 2005 KEDU & DIY
Line

Parpol Islam Berkoalisi untuk Ajukan Calon Wali Kota

MAGELANG- Parpol Islam di DPRD Kota Magelang kemungkinan akan berkoalisi untuk mengajukan calon wali kota dan wakilnya pada pilkada mendatang. ''Saat ini kami baru sebatas penjajakan, belum ada pembicaraan lebih lanjut,'' kata Ketua DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Arifin Mustofa AMd, kemarin.

Hal serupa juga disampaikan Wakil Ketua DPD PAN Drs Ali Imron yang dihubungi terpisah. ''Belum ada kesepakatan di antara parpol Islam, baru sebatas komunikasi. Namun, tidak tertutup kemungkinan nantinya terjadi lintas fraksi, bila tidak terjadi koalisi dengan parpol Islam. Embrionya baru pembicaraan antara PAN dan PKS.''

Parpol Islam di DPRD tergabung dalam satu fraksi, yaitu Fraksi Amanat Keadilan Kebangkitan Persatuan (FAKKP). Jumlah anggota fraksi tujuh orang, terdiri atas PAN tiga anggota, PKS dua anggota, PPP dan PKB masing-masing satu anggota.

Sesuai dengan Pasal 59 ayat 2 UU 32/2004, parpol yang boleh mendaftarkan pasangan calon adalah yang memiliki 15% kursi di DPRD, atau 15% dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilu anggota DPRD di daerah yang bersangkutan.

Anggota DPRD Kota Magelang berjumlah 25 orang, sehingga 15%-nya berarti parpol minimal harus memiliki empat kursi di DPRD untuk bisa mengajukan pasangan calon wali kota dan wakilnya. Karena itu, parpol yang memiliki tiga kursi ke bawah jika ingin mengajukan pasangan calon harus berkoalisi dengan parpol lain.

Berkoalisi

Yang memiliki empat kursi ke atas di legislatif hanya dua parpol. Yaitu PDI Perjuangan yang meraih tujuh kursi dan Partai Golkar yang meraih lima kursi. Kedua parpol tersebut bisa langsung mengajukan pasangan calon.

Ketua DPC PKS mengharapkan parpol Islam dalam satu fraksi di DPRD bisa berkoalisi, karena tidak mungkin masing-masing mengajukan calon sendiri-sendiri. Tahap pertama PKS baru melakukan penjajakan dengan PAN, berikutnya dengan PPP dan PKB. Namun bisa juga dilakukan koalisi lintas fraksi, bila koalisi di antara parpol Islam tidak terealisasi.

Ditanya apakah sudah membuka pendaftaran calon wali kota dan wakilnya, Arifin Mustofa menyatakan parpolnya hingga kini belum membuka pendaftaran. ''Nanti setelah berkoalisi baru dibicarakan mengenai pendaftaran calon,'' tuturnya. Meski begitu, dia mengaku sudah ada tiga calon yang mau mendaftar lewat PKS. Juga ada yang dari ormas dan LSM.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PAN mengungkapkan, secara resmi parpolnya belum membuka pendaftaran. Calon yang sudah melakukan silaturahmi dengan PAN empat orang. ''Tidak etis saya menyebutkan namanya. Dua calon tinggal di Magelang, sedangkan dua lainnya orang Magelang yang tinggal di luar kota.''(P60-92s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA