SUARA MERDEKA
 
INDEKS BANYUMAS Jumat, 04 Maret 2005

PURWOKERTO - Sebanyak 10 siswa SMP Negeri 8 Purwokerto, Kamis (3/3) siang dilarikan ke Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto karena diduga keracunan. Mereka mengalami mual-mual dan muntah-muntah di dalam kelas seusai jajan mendoan di warung sekolah saat istirahat pertama pukul 09.15.

CILACAP - Ketua DPRD Cilacap H Fran Lukman menyatakan, pihaknya tidak pernah melakukan perjanjian dengan pihak pemborong, yakni PT Adi Bima Pratama Cilacap milik Rasimun Setiyadie dalam masalah renovasi dan pengembangan ruang rapat paripurna DPRD.

PURWOKERTO - Kendati pihak Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan Pemkab Banyumas telah mengeluarkan kebijakan tentang tarif sementara untuk angkutan umum 15-20 %, menyusul adanya kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah, namun dalam praktiknya masih banyak dijumpai pelanggaran.

PURWOKERTO - Pakar hukum tata negara Fakultas Hukum Unsoed, Abdul Aziz Nasihudin SH MH mengatakan, penyidik tidak perlu risau dengan pernyataan para pengacara bahwa kasus korupsi tidak bisa dilanjutkan karena Peraturan Pemerintah (PP) 110/2000 sudah dibatalkan Mahkamah Agung (MA).

CILACAP - Forum Perlindungan Anak (FPA) Kabupaten Cilacap, kemarin mengusulkan agar Pemkab Cilacap segera menyusun peraturan daerah (Perda) yang khusus membahas tentang Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

PURWOKERTO - Dua pemuda pencuri VCD player kemarin ditangkap anggota Polres Banyumas. Mereka adalah Aji Supriyono (20), warga Perumahan Pamujan, Kelurahan Teluk, Purwokerto Selatan dan Darmanto alias Warkim (19) yang beralamat di Desa Karangnanas, Kecamatan Sokaraja, Banyumas.

BUAH tomat tentu tidak asing di lidah kita, tetapi kalau tomat rasa kurma (torakur) tentu cukup menggelitik untuk dicoba. Torakur memang dibuat dari tomat. Makanan ini mulai dikenal sejak puasa 1998.

PURWOKERTO - Aksi menolak kenaikan harga BBM kemarin berlangsung di Kota Purwokerto. Dua aksi digelar oleh dua kelompok pengunjuk rasa dalam waktu dan tempat berbeda.

PURWOKERTO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyumas menolak kebijakan Pemerintah Pusat menaikkan harga BBM. Pasalnya, dampak dari kenaikan itu sangat memberatkan masyarakat terutama kalangan bawah dan dunia usaha khususnya industri kecil.

PURWOKERTO - Kenaikan harga BBM membuat kegiatan usaha kalangan industri rumah tangga di Kabupaten Banyumas kalang kabut. Selain tidak bisa membeli bahan bakar minyak karena harganya naik,

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA