| Jumat, 04 Maret 2005 | SEMARANG |
DPRD Sidak ke Sebuah SPBU
GROBOGAN - Beberapa anggota DPRD Grobogan, baik dari Komisi B, A, C, dan D, kemarin mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah SPBU di Grobogan. Rencananya, mereka akan meminta klarifikasi dugaan solar dicampur dengan minyak tanah di SPBU tersebut. Namun mereka tidak berhasil bertemu dengan pemilik maupun pengawasnya. Adapun anggota Dewan yang melakukan sidak di antaranya, Komisi B, HM Suratmoko (wakil ketua), Udin Sugito, dan Agus S. Selain itu, Bambang SJ (Komisi A), Komisi C, Agus S (wakil ketua) dan Heru Santoso, serta Ketua Komisi D, M Misbach. Udin Sugito mengatakan, pihaknya hanya memperoleh keterangan dari salah satu staf SPBU tersebut, bahwa untuk mesin pengisian solar masih dalam perbaikan. Sementara itu, pada mesin pengisian solar terpampang tulisan "Maaf dalam Perbaikan''. Ditanya kesimpulan hasil sidak tersebut, Udin Sugito mengatakan, pihaknya menduga SPBU tersebut memang sedang ada masalah. Untuk itu, dia meminta kepada Pertamina supaya menindaklanjutinya. Apabila memang tidak bermasalah, SPBU tersebut dapat dioperasionalkan kembali. Dengan demikian, masyarakat tidak akan kesulitan memperoleh BBM. M Nurcholis menyatakan, terkait dengan dugaan adanya solar yang dioplos dengan minyak tanah, itu harus dilakukan penelitian terlebih dahulu oleh pihak terkait. ''Kalau bisa yang meneliti adalah lembaga independen seperti akademisi,'' imbaunya. Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan Grobogan Drs Edy Haryoto MM menyatakan, pihaknya memang sudah mendapat laporan, soal dugaan adanya solar yang dioplos dengan minyak tanah tersebut. Untuk mengetahui kejelasan laporan tersebut, pihaknya juga berniat melakukan klarifikasi ke pihak pengelola SPBU tersebut. (H3) |