logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 04 Maret 2005 KEDU & DIY
Line

lereng merapi

Balap Motor Makan Korban

KEBUMEN - Balap motor di Alun-alun Kebumen, Sabtu dan Minggu lalu, memakan korban. Suryo Widodo, penonton, warga RSS Jatimulyo RT 4 RW 5, Alian, Kebumen, Rabu malam pukul 21.15 tewas di RSU Margono Soekarjo, Purwokerto.

Awalnya, Widodo, karyawan SMAN Kutowinangun, Minggu lalu menonton balap motor tersebut pada posisi jalan menikung. Tak sabar menunggu pembalap lewat, korban pun melongok ke arena. Namun tanpa diduga, seorang pembalap lewat dan langsung menghantam tubuhnya. Korban jatuh setelah terseruduk motor dan kepalanya retak. Saat itu juga korban tidak sadar dan dilarikan ke RS di Purwokerto. Kemarin pukul 11.00, jenazah korban dimakamkan di Desa Srusuh Jurutengah, Kecamatan Puring dengan mendapat perhatian dari sanak famili dan tetangga. (B3-76n)

216 CPNS Terima SK

MAGELANG - Sebanyak 216 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkot Magelang menerima surat keputusan (SK) pengangkatan.

Penyerahan dilakukan Penjabat Wali Kota Magelang, Drs H Sulaeman Hasan, baru-baru ini di Gedung Wiwori Wiji Pinilih.

Dari 230 formasi yang ada, pelamarnya mencapai 2.759 orang, dan yang lulus hanya 217 orang. Pengumuman tahap pertama dilaksanakan 27 Desember 2004, lulus sebanyak 214 orang. Tapi seorang di antaranya -dari formasi tenaga arsitektur- ternyata mengundurkan diri; maka tinggal 213 orang.

Pengumuman tahap kedua pada 15 Januari 2005, ada tambahan yang lulus tiga orang, sehingga jumlahnya 216 orang. Perinciannya, tenaga kependidikan 113 orang, tenaga kesehatan 54 orang, dan tenaga teknis lainnya 49 orang. (P60-76a)

Pengamen Terkena Tembakan

YOGYAKARTA - Untuk kesekian kali dalam 10 hari terakhir, seorang warga sipil Kota Yogyakarta menjadi korban penembakan. Kali ini korbannya adalah Tri Murwani (27). Dia mengalami luka tembak ketika tertidur di kawasan terminal bus wisata Jalan Abubakar Ali, Kota Yogyakarta.

Peristiwa yang terjadi Senin (28/2) siang lalu itu baru diketahui wartawan dua hari kemudian (Rabu, 2/3). Yaitu setelah korban menjalani perawatan di RSUD Wirosaban Yogyakarta. Korban yang sehari-hari hidup dari mengamen itu menyadari luka tembak itu setelah bangun dari tidur karena tangannya nyeri mengeluarkan banyak darah.

Dari proyektil yang ada, sementara diduga peluru berasal dari senjata laras panjang. Kapolsektabes Danurejan AKP Rudjiyanto membenarkan adanya kejadian itu. Sementara itu, Kapoltabes Yogyakarta Kombes Drs Condri Kirono MSc ketika akan dimintai konfirmasi pada Kamis (3/3) kemarin, telepon selulernya mail box. Sebelumnya, penembakan terjadi di wilayah Kecamatan Mergangsan dan Kecamatan Umbulharjo. Di wilayah Polres Gunungkidul, penembakan dilakukan oleh seorang oknum Polres setempat di Kecamatan Semanu. (P58-76j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA