| Jumat, 04 Maret 2005 | INTERNASIONAL |
Lintas JagatJutawan Jepang DitangkapTOKYO - Tim penuntut menangkap raja perkereta-apian dan properti Jepang, Yoshiaki Tsutsumi, Kamis kemarin. Mantan orang terkaya dunia itu dituduh membuat pernyataan finansial palsu dan perdagangan insider, kata laporan-laporan media. Tsutsumi (70), mantan direktur Kokudo Corp. - perusahaan inti operator perkereta-apian regional kelompok Seibu Railway, diduga mengesahkan pemalsuan pernyataan-pernyataan finansial oleh Seibu, dan menyetujui penjualan sahamnya sebelum skandal tersebut terkuak. Kantor Petuntut Umum Distrik Tokyo tidak bersedia memberikan komentar. Badan pengawas Komisi Pengawasan Keamanan dan Pertukaran juga melakukan penyidikan bekerja sama dengan tim penuntut. Penyidikan itu merupakan yang pertama terhadap pemegang saham penting yang diduga memalsukan pernyataan finansial, kata sumber pemerintah. Hukuman bagi pemalsuan pernyataan finansial adalah lebih dari lima tahun penjara dan denda lebih dari lima juta yen (sekitar Rp 429.570), sedangkan perdagangan insider bisa dikenai hukuman lebih dari tiga tahun penjara dan denda lebih dari tiga juta yen.(rtr-niek-46) PBB Dukung Aksi terhadap Kongo NEW YORK - Dewan Keamanan (DK) PBB, Rabu lalu, menyampaikan dukungannya pada aksi militer oleh tentara penjaga perdamaian PBB di Republik Demokrasi Kongo (DRC) sebagai tanggapan atas serangan mematikan oleh anggota milisi setempat. Dalam sebuah pernyataan, DK PBB ''mengutuk dengan keteguhan sepenuhnya serangan terhadap patroli'' pasukan penjaga perdamaian PBB pada 25 Februari yang mengakibatkan tewasnya sembilan anggota pasukan penjaga perdamaian Bangladesh. Dewan Keamanan ''mempertimbangkan agresi ini, dengan tujuannya dan sifatnya yang direncanakan, akan menjadi kekejaman yang tak dapat diterima''. Pernyataan itu mempersalahkan sebuah kelompok yang disebut Front Integrasionis Nasionalis (FNI) karena serangan itu, dan meminta pada pemerintah persatuan dan transisi nasional DRC segera melakukan semua tindakan yang diperlukan guna membawa ke pengadilan para pelaku, pendukung, dan perencana serangan itu. Pernyataan itu dibacakan oleh Ronaldo Mota Sardenberg dari Brazil, yang menjabat kepresidenan bergilir selama Maret. Dewan juga menyatakan dukungan pada reaksi kuat pasukan pemelihara perdamaian dengan misi PBB itu di DRC (MONUC) untuk menyerang.(ant-46) Penjualan Narkoba di Internet NEW YORK- Perdagangan internasional obat-obat terlarang melalui internet meningkat tajam menurut badan pengawas narkotika PBB. Obat-obat berbahaya dijual tanpa resep dokter di pasar maya (internet) yang sulit diawasi, kata Badan Pengawas Narkotika Internasional (INCB). Dalam laporan tahunannya, badan itu mengatakan 90% penjualan narkotika di internet dilakukan tanpa resep dokter. Para pemasok legal ikut memarakkan perdagangan itu, dengan menyediakan obat-obatan kepada toko obat internet tanpa izin, lanjut laporan tadi. INCB memperingatkan, situs internet semakin menjadi sumber obat-obat terlarang bagi anak-anak dengan menawarkan akses yang tidak terbatas oleh usia. ''Penjualan gelap di internet sudah dipastikan sebagai salah satu sumber utama bagi obat-obat resep yang disalahgunakan oleh anak-anak dan orang dewasa di sejumlah negara tertentu, seperti Amerika Serikat,'' kata badan tersebut. AS, kata INCB, tetap sebagai pasar terbesar di dunia untuk obat-obat gelap dan 8,2 % dari 293 juta penduduknya menggunakan obat-obatan tersebut. (bbc-46) |