logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 28 Februari 2005 NASIONAL
Line

''Karena Cinta'' Jadikan Resepsi Romantis

  • Sutan Rambing dan Menpora Tak Hadir

 POTONG ROTI: Chrisjon dan Anna Maria Megawati memotong roti tart di dalam ring yang menggambarkan nuansa pertandingan tinju di resepsi pernikahannya di Krakatau Grand Ballrom Hotel Horison Semarang, semalam.(55) SM/Sutomo

BALON warna biru muda dan pink berterbangan mengiringi langkah mempelai juara dunia kelas bulu WBA Chrisjon dan Anna Maria Megawati yang berjalan dari balik panggung hingga ke ''ring tinju''. Anna Maria Megawati yang malam itu mengenakan gaun pengantin warna biru muda terlihat anggun saat menggandeng lengan Chrisjon yang tampak gagah dengan jas warna hitamnya.

Mereka berjalan mesra menuju ''ring pelaminan'' dan sesekali melayangkan senyum kepada tamu undangan yang hadir di resepsi pernikahannya di Krakatau Grand Ballroom Hotel Horison, semalam. Suasana tinju itu semakin romantis ketika Mega (panggilan akrab Anna Maria Megawati) melantunkan lagu ''Karena Cinta'' dari Joy Tobing.

Ya, resepsi pernikahan Chrisjon dan Mega memang dibuat layaknya pertandingan tinju sungguhan. Di tengah ruangan Krakatau Grand Ballroom, berdiri kokoh ring tinju dengan bunga-bunga warna pink di sekelilingnya. Di tengah ring tersebut berdiri kue tart setinggi 1,5 meter yang di atasnya juga terdapat ring dan patung penganten mini.

Suasana layaknya pertandingan tinju semakin kental dengan adanya dominasi warna hitam dan biru muda di setiap sudut ruangan. Selain itu, ''ring pelaminan'' itu juga berlatarbelakang poster Chrisjon yang siap bertinju, lengkap dengan mengenakan sarung tinjunya di sebelah kiri. Sedangkan di sebelah kanan, terpampang poster Mega yang mengenakan pakaian wushu. Di tengah-tengah poster mereka, dipasang replika sabuk juara dunia kelas bulu WBA. Para tamu undangan yang ada disekeliling ''ring pelaminan'' itu, seolah-olah dibuat menikmati pertandingan sungguhan antara Chrisjon dan Mega.

Sayangnya, resepsi yang megah dan gemerlap itu sedikit menjemukan. Hal itu tampak dari susunan acara yang kelihatan bertele-tele. Tak heran, sebelum acara resepsi selesai, beberapa tamu undangan seperti mantan Ketua MPR Amien Rais dan Gubernur Mardiyanto meninggalkan ruangan, tak lama kemudian diikuti oleh tamu undangan yang lain.

Selain Amien Rais dan Gubernur Mardiyanto, tamu undangan yang datang pada malam itu antara lain Kapolda Jateng Irjen Pol Chaerul Rasjid, Ketua KTI Pusat Anton Sihombing, pengacara Ruhut Sitompul, Bupati Kudus Ir HM Tamzil, Pino Bahari, Binaraga Ade Rai, Graig Christian (Manajer Chrisjon), PJS Wali Kota Semarang Saman Kadarisman, dokter KTI Tommy Haluwet dan lainnya.

Sedangkan mantan pelatih sekaligus manajer Chrisjon, Sutan Rambing yang diharapkan hadir, tidak tampak di antara tamu undangan. Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, mantan Mensesneg Murdiono, Menpora Adyaksa Dault, Ketua KONI Pusat Agum Gumelar, Ketua DPRD Jateng Murdoko, mantan Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip juga tidak hadir dalam acara tersebut.

''Chrisjon harus terus berkonsentrasi menghadapi pertandingan wajib nanti. Permasalahannya dengan manajer lama saya harap tidak mempengaruhi persiapannya nanti,'' harap Amin Rais saat keluar dari ruangan.

Harapan yang sama dengan mantan Ketua MPR itu juga dilayangkan oleh Ruhut Sitompul. Menurutnya, latihan Chrisjon setelah resepsi pernikahan ini tidak boleh diganggu oleh masalah-masalah pribadinya dengan Sutan Rambing. Bahkan, diharapkan latihannya semakin giat setelah bergabung dengan Herry's Gym di Australia mendatang.

''Chrisjon merupakan aset bangsa. Jadi, latihannya tidak boleh terganggu. Jika ada yang mengganggunya, saya siap mendampinginya,'' tegasnya. (H13, C16-57)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA