logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 27 Februari 2005 OLAHRAGA
Line

Nekat Langgar Aturan

KETIKA namanya dipastikan masuk daftar pembalap tim Jordan, Narain Karthikeyan senang bukan kepalang. Saking bangganya, dia sampai menolak sponsor yang ingin menitipkan nama produk di helmnya, dan space pada helm itu dipermaknya dengan warna merah, putih, hijau yang merupakan simbol bendera India. Tampaknya, Narain ingin menunjukkan bahwa mulai tahun ini dunia harus melihat ada pemuda India yang mampu masuk jajaran elite pembalap Grand Prix F1.

Tapi, sikap patriotik Narain ternyata malah tidak disenangi oleh pemerintahnya. Pemerintah India tetap tidak memperbolehkan siapapun -termasuk atlet- memakai barang yang didesain triwarna simbol bendera nasional. Pakaian atlet yang dipakai untuk bertanding pun, tidak boleh dibikin menyerupai warna bendera. Hanya, Narain tampaknya tak mau menyerah. Dia tetap nekad memakai helm patriot itu. Tak dijelaskan apa alasan pemerintah India melarang warganya mengenakan barang ''beraroma'' bendera kebesaran.

Narain -yang bakal memulai debutnya di F1 pada 6 Maret di GP Australia- semula menerima permintaan pemerintahnya, meski dia mengaku sangat kecewa.

"Yang rugi kan mereka (pemerintah). Saya melakukannya untuk kebanggaan bangsa. Saya bisa saja menjual space kosong di helm ini untuk sponsor dan mengantongi banyak uang, tapi itu tidak saya lakukan karena saya ingin bangsa saya bangga," ujar pembalap bertinggi 172 cm itu. ''Saya tetap akan memakainya. Tidak ada yang berubah dengan desain helm ini.''

Karthikeyan bersikeras tetap memakai helm patriot itu di momen-momen alternatif, di mana tidak ada pihak yang tersinggung. "Saya tidak akan mengganti desainnya, kecuali saya diharuskan," tandasnya.

Narain Karthikeyan merupakan pembalap pertama India yang berhasil menerobos jajaran elite balap dunia, Grand Prix F1. Pemuda kelahiran Chennai, 14 Januari 1977 ini akan memakai seragam tim Jordan, yang tahun ini resmi diakuisisi oleh Midland Group, perusahaan multinasional milik mahajutawan Kanada kelahiran Rusia, Alex Shnaider.

Berkenalan dengan dunia balap sejak usianya belum genap 16 tahun, Narain mengawali karier cemerlang di Eropa. Ia kali pertama memegang stir pada lomba balapan resmi, Formula 4 dan Formula Ford Winter Series di Inggris tahun 1994. Sejak itu, perlahan namun pasti namanya mulai dikenal. Dia pernah mengecap tes di Minardi, Jaguar, serta Jordan. (Gunarso-77)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA