logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 27 Februari 2005 SEMARANG
Line

Tersangka Pembunuh Istri Stres di Tahanan

PEDURUNGAN - Micel (30) tersangka pembunuhan terhadap Sudarmi (30) istrinya, mengalami stres selama berada di dalam tahanan polisi. Dia lebih banyak termenung. Akibatnya, hingga kemarin penyidik belum memperoleh banyak keterangan dari dia.

Sejauh ini, berdasarkan keterangan awal, Micel mengaku membunuh istrinya yang sedang hamil muda itu karena jengkel ketika Sudarmi tak mau diajak ke kampung halaman di Palembang. Tapi Micel tak menyebutkan apa tujuan dia mengajak istrinya pulang dan mengapa Sudarmi menolak ajakannya.

''Dia masih sangat labil. Melihat kondisinya, dia stres. Keterangannya kadang-kadang juga berubah. Kami akan memeriksanya lagi untuk memastikan apakah pengakuannya memang benar atau ada motif lain di balik pembunuhan itu,'' ungkap Kasat Reskrim Polres Semarang Timur AKP Suwarto.

Kemarin, tersangka kembali dikeluarkan dari tahanan untuk diperiksa. Sebelumnya, saat ditanya sejumlah wartawan, lelaki asal Palembang yang tinggal di rumah kontrakan Jl Cikrapyak 65, RT 2 RW 7, Kelurahan Tlogosari Kulon, Pedurungan itu lebih banyak diam.

Sesekali dia nampak seperti orang linglung. Tatapan matanya kosong. Ketika ditanya apakah menyesal telah membunuh istrinya, Micel tak mengeluarkan sepatah kata pun. Beberapa polisi yang ikut menanyai tampak gusar karena tersangka terus bungkam.

AKP Suwarto menambahkan, untuk mendukung penyidikan yang kini sedang dilakukan, pihaknya akan meminta hasil autopsi jenazah dari RS dokter Kariadi. Dari autopsi itu dapat diketahui penyebab pasti kematian Sudarmi, apakah karena pukulan kayu di kepala atau ada penyebab lain.

Keluarga Menghubungi

Peristiwa pembunuhan yang menggegerkan warga sekitar Tlogosari itu sudah diberitahukan kepada keluarga korban dan keluarga tersangka di Palembang. Kerabat korban telah menghubungi Polres Semarang Timur dan mereka sudah diarahkan ke RS dokter Kariadi jika hendak mengambil jenazah Sudarmi. Diperkirakan dalam beberapa hari ini mereka sudah tiba di Semarang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sudarmi tewas mengenaskan setelah dipukul oleh suaminya, Micel dengan sebatang kayu, Jumat (25/2). Saat ditemukan warga, korban tewas dalam keadaan tertelungkup di belakang rumahnya. Diduga Sudarmi dibunuh suaminya saat sedang mencuci pakaian. Micel ditangkap sekitar dua jam usai kejadian, ketika sedang bertandang ke rumah salah seorang tetangganya. Sejak saat itu, tersangka tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan polisi dengan baik.

Sebelum membunuh istrinya, tersangka mengeluh kepalanya pening. Dia tak menceritakan penyebabnya. Sejumlah warga menduga, Micel merasa pusing karena memikirkan masalah pekerjaan. Tapi mereka tak mengetahui lebih detail.

Pemilik bengkel las rolling door tempat Micel bekerja belum dapat dimintai konfirmasi seputar kabar itu. Bengkel yang terletak di Jl Soekarno-Hatta itu kemarin tutup. (G3-84m)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA