| Sabtu, 26 Februari 2005 | PANTURA |
lintas panturaPelatihan Kader PemberdayaanBREBES - Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Brebes akan mengirimkan utusan ke pelatihan kader pemberdayaan masyarakat, di Gedung Bapelkes Salaman, Jl Pahlawan 1 Semarang. Pelatihan diselenggarakan Badan Pemderdayaan Masyrakat Provinsi Jateng, 27 Februari sampai 5 Maret 2005. Kepala Kantor PMD, Drs H Khambali mengatakan, pelatihan kader pemberdayaan itu nantinya akan ditularkan ke desa/kelurahan se- Kabupaten Brebes.(wh-14a) Open House EF Nusantara TEGAL - English First Nusantara (EFN) Tegal, Sabtu 5 Maret 2005 menggelar open house di kantor Jl Achmad Yani 176-B Tegal. Kegiatan itu dilaksanakan berkaitan dengan ulang tahun ke-1 EFN, sekaligus sebagai ajang perkenalan lembaga tersebut di Kota Tegal. Manajer Pusat EFN Tegal, Herminda Sari SE mengatakan, EFN juga menerima siswa baru berusia kurang dari lima tahun hingga dewasa. Bagi calon siswa yang mendaftar saat open house, mendapat suvenir langsung dan diskon Rp 100 ribu.(wh-14a) Dua Pengedar Togel Ditangkap BREBES - Dua pengedar kupon togel di wilayah Kabupaten Brebes, Jumat (25/2) kemarin ditangkap Satuan Resmob Polres Brebes. Abdul Latif (45) dan Warsono (33), keduanya warga Desa Jatibarang Lor, Kecamatan Jatibarang, tidak bisa berkutik saat sejumlah petugas melakukan penggerebekan di rumahnya. aat itu, mereka diketahui melakukan transaksi dengan pembeli togel. Dari tangan tersangka, polisi menyita beberapa lembar kertas rekap, buku ramalan, dan uang tunai Rp 100 ribu. Kapolres Brebes, AKBP Drs Bambang Purwanto SH MSi melalui Kasatreskrim, Iptu Didik Novi Rahmanto mengatakan, penangkapan kedua tersangka bermula adanya informasi yang diterima dari masyarakat. Informasi itu mengindikasikan bahwa masyarakat sekitar lokasi tersebut mengeluhkan adanya praktik perjudian. Akibat adanya perjudian itu, masyarakat menjadi resah. Selanjutnya, sejumlah petugas melakukan penyelidikan serta melakukan penggerebekan. Hasilnya, kedua tersangka dapat ditangkap tanpa perlawanan. Akibat perbuatan itu, kedua tersangka akan dijerat Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.(wn-14a) Enam Pelajar Curi 40 Burung Dara SLAWI - Kemarakan adu cepat burung dara atau merpati balap di Kabupaten Tegal, diam-diam memengaruhi enam pelajar sebuah SMP dan sebuah SMK di Kecamatan Adiwerna untuk mencuri. Tidak tanggung-tanggung, burung dara yang dicuri mencapai 40 ekor. Aksi pencurian enam pelajar itu, dilakukan secara bertahap dalam beberapa hari. Tapi, ibarat sepandai-pandai tupai melompat, enam pelajar itu akhirnya jatuh juga. Begitulah akhirnya, aksi pencurian selama beberapa hari tersebut terbongkar. Dari puluhan ekor burung aduan yang digasak, tiga ekor tidak bisa dikembalikan oleh sang pencuri. Yang unik, korban pencurian, Sunar (45), warga RT 2 RW 5 Desa Pecangakan, tidak akan menuntut. Menurut warga, korban dikenal sebagai tokoh agama. Dia lebih memilih penyelesaian damai, yakni agar orang tua pelaku melakukan pembinaan. Kapolsek Adiwerna, AKP Ahmad Mujahid ketika dimintai konfirmasi mengatakan, kasus pencurian puluhan burung dara itu telah diselesaikan secara kekeluargaan. Dengan pertimbangan, usia pelaku masih di bawah umur. Selain itu, kata dia, baik tokoh masyarakat maupun korban pencurian tidak ingin kasus tersebut diselesaikan lewat jalur hukum, melainkan secara kekeluargaan. Pertimbangannya, pelaku masih di bawah umur dan orang tuanya juga siap melakukan pembinaan. ''Saya memang belum tanya kepada penyidiknya. Tapi yang dicuri sekitar 40 burung dara. Hanya tiga burung yang belum bisa dikembalikan. Ya, karena pertimbangan kerawanan dan ada kemauan atau iktikad baik dari korban dan pelaku, kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan,'' tutur AKP Ahmad Mujahid yang kenal juga sebagai kotib atau penceramah salat jumat di Mapolres Tegal itu.(D12-14a) Ratusan Warga Resik-resik Kutha KAJEN - Ratusan warga Kajen, Jumat kemarin ikut serta dalam kegiatan resik-resik kutha yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pekalongan. Mereka membersihkan sampah-sampah yang mengotori sepanjang jalan dan menyumbat saluran air. Acara tersebut berlangsung pukul 06.00-10.00 di sepanjang Jalan Diponegoro Kajen, sekitar Pasar Kajen, dan terminal lama. Setelah selesai melakukan kegiatan, warga selanjutnya dihibur dengan organ tunggal yang digelar panitia bekerja sama dengan Fatigon dan PT Djarum Super. Plt Kasatpol PP Kabupaten Pekalongan, Guntur EP mengatakan, kegiatan itu untuk memeringati HUT Ke-55 Satpol PP. Lebih jauh Wakasatpol PP, Farid AK, yang juga koordinator kegiatan itu menandaskan, kegiatan bersama masyarakat tersebut diharapkan bisa terus ditindaklanjuti. ''Banyak yang minta agar acara seperti itu dijadikan agenda rutin,'' paparnya.(G16-42a) |