logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 26 Februari 2005 SEMARANG
Line

Tiga Pencuri Kayu Jati Ditangkap

  • Menyerah setelah Tembakan Peringatan

KENDAL - Tiga pencuri kayu beserta mobil pikap Nopol H-1926-MD yang memuat lima batang kayu jati gelondongan, Rabu (23/2), diamankan petugas gabungan Perum Perhutani KPH Kendal dan Brimob Semarang.

Penangkapan kawanan pencuri kayu jati pada sekitar pukul 13.00 itu terjadi saat mobil pikap yang mereka tumpangi melintas di kawasan Jalan Boja-Kaliwungu. Tepatnya di Dukuh Kuangsong, Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu, Kendal.

Ketiga pencuri kayu itu adalah, M Sohibi (30) dan Jumadi (21), keduanya warga Dukuh Ngumpon, Desa Protomulyo, Kaliwungu, serta Iwan (15) warga Desa Darupono, Kaliwungu.

Hingga kemarin, ketiga pelaku bersama barang bukti tersebut masih ditahan di Kantor Perhutani KPH Kendal.

Upaya menangkapan ketiga pencuri itu, sebelumnya mengalami hambatan. Sebab ketika kawanan itu kepergok petugas, mereka justru berusaha melarikan diri.

Kejar-kejaran itu terjadi hampir sejauh tujuh kilometer.

Bahkan dalam upaya pelariannya itu, mobil pikap pengangkut jati gelap yang dikemudikan M Sohibi menyerempet motor Honda GL Pro H-2779-PD yang dikendarai Maryono (29). Korban yang merupakan karyawan PT Texmaco Grup ini mengalami luka ringan.

Meski menyerempet sepeda motor, mobil yang ditumpangi kawanan pencuri kayu jati itu terus berusaha kabur.

Mobil tersebut baru berhenti dan ditangkap di Dukuh Kuangsong, setelah petugas memberikan tembakan peringatan beberapa kali.

Kabag Humas Perum Perhutani KPH Kendal Suharto menyatakan saat mobil berhenti, tiga kawanan pencuri lain yang duduk di bak belakang mobil berhasil kabur.

Belakangan, mereka diketahui bernama Khaeri, Sipon serta Djumadi.

Ketiganya merupakan warga Desa Sumur, Kecamatan Brangsong.

Petugas akan terus melakukan pengejaran terhadap tiga pencuri yang kabur itu.

Suharto menambahkan, kayu-kayu jati yang berhasil disita itu sekitar 0,533 m3.

''Panjang kayu rata-rata sekitar dua meter, dengan diameter 22-28 cm. Lima batang kayu jati itu ketika diangkut ke mobil pikap disamarkan dengan cara ditutupi ranting-ranting kayu jati.

Diduga kuat kayu-kayu jati tersebut ditebang dan dicuri dari kawasan hutan Darupono,'' kata dia. (G15-93m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA