logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 23 Februari 2005 SALA
Line

Guci Dewa Mabuk dan Kendhi Sunan Kalijaga Ikut Dipamerkan

PERNAH menyaksikan film silat China Dragon Master? Di film laga itu ada guci Dewa Mabuk yang ditalikan di pinggang bintang film Jackie Chan. Guci itu berfungsi sebagai tempat minuman (peples) yang sesekali diambil untuk ditenggak, isinya minuman keras. Setiap habis meminum, bintang film laga yang kesohor itu berulah dalam jurus Dewa Mabuk yang piawi.

Apakah di antara pembaca ingin melihat gucinya? Silahkan datang ke pameran dan bursa pusaka yang digelar di pendapa Kabupaten Wonogiri, Minggu (20/2) - Sabtu (26/2) mendatang. Guci Dewa Mabuk ini merupakan koleksi barang langka milik tokoh spiritual dan ahli yoga, Dibyo. Guci langka ini dipamerkan bersama beragam pusaka unik yang dikoleksinya.

Selain guci Dewa Mabuk, juga dipajang benda antik langka berupa kendhi pertala Sunan Kalijaga lengkap dengan sertifikat yang dikeluarkan pada zaman Raja PB X berkuasa, koleksi Drs Pranoto MM (Ketua Penyelenggara Pameran Pusaka).

Hari-hari berlangsungnya pameran pusaka di pendapa Kabupaten Wonogiri selalu dibanjiri pengunjung. Ratusan murid SD, SMP, dan SLA serta masyarakat umum sejak pagi sampai malam silih berganti berdatangan ke pendapa. ''Pengenalan murid pada benda-benda pusaka seperti keris ini memang penting agar mereka paham dan tidak perlu takut dalam menyikapi keberadaan keris pusaka,'' ujar Sutarto, tokoh pecinta keris pusaka dari Kecamatan Tirtomoyo.

Dia sangat mendukung penyelenggaraan pameran pusaka seperti ini karena dapat dijadikan media untuk ikut melestarikan keris sebagai budaya warisan kakek moyang.

Agenda gelar pameran pusaka, Senin (21/2), menampilkan demonstrasi jamasan pusaka yang dibawakan oleh ahli pusaka Supadmo yang juga dwija padhuwungan (guru perkerisan) dari Persatuan Masyarakat Budaya Indonesia (Permadani). Para pengunjung juga dapat menyaksikan langsung pratik pembuatan keris yang dilakukan Empu MNg Agustinus Daliman PR yang secara khusus membangun baselen (tungku pembuatan keris) di ujung timur laut halaman Kantor Bupati.

Wakil Bupati dokter Y Sumarmo ikut mengeluarkan puluhan koleksi keris pusaka miliknya dan dipamerkan dalam dua lemari kaca. Di sudut timur laut ruang pendapa dipajang sejumlah pusaka milik Empu MNg Agustinus Daliman PR dan milik seniman pembuat warangka keris Wuryanto dari Solo yang sengaja dijajakan untuk dijual. Di antara pusaka yang dijajakan itu, ada beragam jenis pisau unik yang pada permukaan bilahnya memiliki pamor layaknya pamor keris.

Senin malam (21/2), di arena pameran, digelar demo pengambilan benda gaib yang dilakukan oleh tokoh spiritual Tumijan dari Giriwono sebagai upaya menyingkap sebagian tabir misteri alam gaib. Hasilnya, keluar patrem dan ece bungkem. Kedua benda itu kini ikut pula dipajang di arena pameran. (Bambang Pur-92n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA