| Senin, 21 Februari 2005 | RAGAM |
Varietas Mani Chamba Ditanam OrganikPADI varietas Mani Chamba yang ditanam secara organik 100%, hanya bisa dikembangkan di area berkapur, dengan masak di tangkai selama tujuh bulan. Kebaradaannya terpilih menjadi salah satu dari sepuluh produk kesehatan dunia. Padi produk khusus dari India Selatan yang dikenal dengan nama beras Herbal Poni Taj Mahal ini, banyak diminati para penderita diabetes. Bahan makanan ini, tidak hanya dapat mencegah keropos tulang tetapi juga sebagai pencegah kegemukan, kanker usus, dan penuaan dini. Beberapa rumah sakit, menggunakannya sebagai makanan kesehatan. Dijual di pasaran, Rp 87 ribu untuk setiap kemasan kantong plastik berisi lima kilogram (bukan delapan kilogram sebagai yang termuat Senin lalu). Gabahnya distiem secara gradual dengan suhu terkontrol untuk mengekalkan kandungan mineral pada kulit ari-ari beras. Dari hasil laborat, serat larut yang ada dalam beras ini, dapat menyerap toxid (racun), kelebihan gula dan lemak, serta memperlancar buang air besar. Bahan makanan tersebut tidak berkanji, kaya mineral, kalsium, phosporus, zinc, protein, berkabohidrat kompleks serta fiber soluble (serat larut) untuk mencegah kanker usus. Beras ini, kata Direktur CV Quasindo S Evi Julianti SE Ad CA selaku distributor, membantu mengatasi masalah pencernaan, kabur penglihatan, linu tulang, dan masalah saluran air kencing. Kepada Suara Merdeka ia mengatakan bila mengkonsumsinya akan teratasi masalah berat badan, mempercepat proses diet, dan mencegah penuaan dini. Beras ini, beredar di Jateng, Jabar, Jatim, Sumatera, Kalimantan, dan daerah lain di Indonesia.(Priyonggo-35) |