logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 21 Februari 2005 PANTURA
Line

Tangan Diikat, Truk Muat Jagung Disikat

SLAWI - Aksi kawanan begal atau bajing loncat yang dalam satu pekan terakhir tidak terdengar, kini mulai muncul lagi. Sebuah truk bermuatan jagung, pada pukul 04.30 dini hari kemarin dibajak kawanan bajing loncat di jalur pantura arah Semarang-Jakarta. Tepatnya di sebelah barat Pasar Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.

Penjahat yang diperkirakan berjumlah delapan orang itu mengendarai mobil Toyota Kijang warna abu-abu metalik. Mereka membekap mulut dan mengikat ke belakang kedua tangan dua sopir truk itu.

Selanjutnya setelah berhasil menguasai truk dan kedua sopirnya, truk dilarikan ke arah Ketanggungan Barat oleh tiga anggota kawanan penjahat. Pelaku lainnya dengan menggunakan Kijang membawa dua korban yang tidak berdaya itu ke arah Kabupaten Tegal.

Di tengah kegelapan dan dinginnya hawa pegunungan hutan Desa Penujah, Kecamatan Kedungbanteng, dua sopir itu kemudian dibuang. Lima kawanan penjahat itu pun menyusul tiga rekan mereka yang telah melarikan truk bermesin diesel dan bermuatan jagung itu.

Sekitar pukul 06.00, korban ditemukan oleh seorang sopir Colt bak terbuka jurusan Jatinegara-Slawi.

Keduanya mencegat angkutan yang biasa digunakan untuk mengangkut barang dan penumpang dari Jatinegara ke Slawi.

Korban kemudian dibawa ke Polsek Jatinegara. Briptu Supriyanto yang menerima laporan kemudian meneruskannya ke Polres Brebes karena kejadiannnya berada di wilayah polres tersebut.

Tujuan Jakarta

Kepada petugas penjagaan Polsek Jatinegara, dua korban pembajakan menuturkan, truk diesel 120 PS warna kuning yang dikemudikannya itu membawa jagung dari Blora dengan tujuan Jakarta. Namun menjelang subuh, sekitar pukul 04.30, ketika sampai di sebelah barat Pasar Klampok, Brebes, sekawanan penjahat yang berjumlah delapan orang mencegat kendaraan tersebut.

Kedua korban yang juga sopir truk itu bernama Domo (46), warga RT 2 RW 1 Desa/Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora dan adiknya Sarmo (40), warga RT 2 RW 2 desa yang sama.

Mereka menuturkan, begitu menghentikan laju truk, penjahat itu langsung menodongkan senjata tajam. Mereka kemudian membekap mulut keduanya dan mengikat tangan mereka ke belakang tangan.

Di bawah ancaman, korban sempat melihat truknya dinaiki tiga penjahat dan dibawa kabur menuju ke arah Ketanggungan Barat, sedangkan dia dibawa oleh lima penjahat lainnya menuju tempat yang belum pernah diketahuinya.

Beberapa jam kemudian, atau sekitar pukul 06.00, ketika suasana mulai terlihat terang, korban akhirnya mengetahui dirinya telah dibuang di Desa Penujah. Mereka berusaha mencari pertolongan. Ketika sebuah Colt bak terbuka lewat, mereka pun minta pertolongan. Korban kemudian dibawa ke Polsek Jatinegara untuk melaporkan kejadian tersebut. Kerugian akibat pembajakan tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp 100 juta. Antara lain, dinilai dari harga jagung yang diangkut dan harga truk tersebut. (D12-34n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA