logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 19 Februari 2005 NASIONAL
Line

Menag Diminta Klarifikasi Bunga ONH

SEMARANG - Menteri Agama RI seharusnya memberikan penjelasan secara terperinci terkait dengan bunga bank ongkos naik haji (ONH) Jateng. Penjelasan itu diharapkan dapat menepis isu negatif yang bisa muncul dari kasus ini. Wakil Ketua DPRD Jateng H Hisyam Alie mengharapkan, penjelasan Menag tersebut bisa menjernihkan soal ada atau tidaknya bunga ONH yang belakangan ini ramai menjadi perbincangan publik.

''Menag harus menjelaskan persoalan itu agar tidak berkembang menjadi isu negatif,'' tegas Hisyam Alie di Gedung Berlian, Jumat (17/2).

Hisyam menilai, keinginan Komisi E DPRD Jateng untuk mengklarifikasi masalah itu langsung ke pusat bukanlah hal yang aneh. Keinginan untuk memperoleh keterangan yang sebenar-benarnya soal bunga ONH itu sebagai hal lumrah untuk kepentingan masyarakat luas.

Menyinggung pernyataan Kepala Kanwil Depag Jateng Chabib Thoha tentang penyimpangan biaya ONH di bank sentral, dia menyatakan hal itu juga perlu diklarifikasi kembali.

Anggota Komisi E DPRD Jateng HM Busro menekankan, pernyataan Chabib Thoha soal tidak ada bunga bank yang masuk ke rekening Menag terkait dengan setoran ONH cukup mengejutkan. Untuk itu, Komisi E tetap berangkat ke Jakarta untuk bertemu Menag dan DPR RI.

Busro, anggota Komisi E dari Partai Golkar, mengungkapkan, pernyataan Chabib bertolak belakang dengan keterangan yang dia berikan saat Komisi E melakukan kunjungan kerja ke Asrama Haji Donohudan pada 5 Januari lalu.

Menurut dia, kala itu rombongan Komisi E mendapat penjelasan adanya bunga ONH dari Jateng yang diperkirakan ngendon di rekening Menag senilai Rp 32 miliar. Namun, Chabib memberikan keterangan lagi bahwa tidak ada bunga bank ONH di rekening Menag karena uang itu disetorkan ke bank sentral. (G1,G7-58j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA