| Sabtu, 19 Februari 2005 | MURIA |
Baru PPP yang Tetapkan Jago
REMBANG- Meski pelaksaan pemilihan kepala daerah (pilkada) semakin dekat, tiga dari empat partai besar yang ada di Rembang belum mengambil sikap untuk menetapkan jagonya. Partai Golkar misalnya, hingga kini masih terkesan ragu dalam menetapkan calonnya. Padahal, partai itu pernah berjanji akan mengumumkan nama jagonya setelah tanggal 20 Januari. Dengan demikian baru PPP yang sudah menetapkan jagonya, yakni Hendarsono dan Adullah Ubab (Gus Ubab). Dulu sebelum tanggal 20 Januari, muncul kabar yang menyebutkan bahwa sebagian pengurus partai berlambang pohon beringin itu menghendaki untuk mengusung Drs H Wiratmoko MM, yang kini masih aktif sebagai Sekwilda Rembang. Sebagian pengurus lainnya ingin memberikan dukungannya kepada mantan bupati H Hendarsono. Namun kabar terkini menyebutkan bahwa Ketua DPD Partai Golkar H Djoemali SSos yang kini menjabat sebagai ketua DPRD itu juga disebut-sebut akan mencalonkan diri. Dia akan ditempatkan pada posisi kedua (calon wakil bupati) dan dipasangkan dengan Wiratmoko. Ketika kabar tersebut dikonfirmasikan kepada Wiratmoko, dia menolak untuk memberikan keterangan. Begitu halnya Djoemali, dia juga belum bersedia memberikan komentar. Alasannya, partainya belum menetapkan jago yang akan diusung pada pilkada yang rencananya digelar Juli 2005. Begitu halnya PKB, hingga kini juga belum menetapkan calonnya. Padahal sudah ada bakal calon bupati yang mendaftar ke partai tersebut, salah satunya adalah mantan wakil bupati Drs H Nasirul Mahasin MSi. Masih Mencari Menurut Ketua DPC PKB H Yaqut Cholil Qoumas, ada kemungkinan besar partainya akan mengusung H Misron. PKB juga masih mencari orang yang akan dipasangkan dengan Misron. Namun, menurut putra KH Cholil Bisri (almarhum) itu, untuk mengangkat calon harus melalui mekanisme partai. Itu pun harus ada persetujuan dari para kiai, sehingga semua wacana yang berkembang sekarang ini masih sangat memungkinkan untuk berubah. Sekretaris DPC PDI-P Suriyanto SPd mengaku partainya belum menetapkan jagonya. Alasannya, masih dalam proses penggodokan. Selain itu, beberapa partai sedang melakukan komunikasi politik dengan PDI-P. Tujuannya adalah untuk membangun koalisi, khususnya menyangkut kepentingan pilkada. (jl-15s) |