logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 19 Februari 2005 SEMARANG
Line

La Luna Oase Pencerdas Lidah Eksekutif

SEMARANG - Satu lagi tempat rendevous khusus kalangan eksekutif yang memiliki selera tinggi dalam hal cita rasa makanan barat, hadir dengan nama La Luna Western & Garden Resto, milik Hotel Horison Semarang.

Resto itu dibangun di ketinggian awan, sehingga berada di tempat tersebut laksana tinggal di oase yang membuat segar, tidak saja ragawi oleh sebab makanan sensual dan bermutu.

"Kami menyajikan menu western yang mengoda untuk dicoba lidah yang cerdas dengan makanan yang belum pernah ada sebelumnya, sekaligus menyuguhkan romantisme malam Kota Semarang dari ketinggian langit dan suasana yang membuat rasa nyaman dan fresh. Tempat itu tak lebih sebagai oase yang menyegarkan di tengah jantung kota," kata Fendy S Widodo, Asst Food & Baverage Manager Hotel Horison, di sela-sela prosesi pembukaan perdana resto itu, Jumat (18/2).

La Luna, menurut Fendy, menerapkan konsep resto semi fine dining , tetapi bersifat out door; jauh berbeda dengan resto sejenis yang sebagian besar berada di dalam ruangan.

Konsep out door, memiliki keunggulan letak dan sudut topografi restoran.

"Letaknya strategis di puncak hotel paling bergengsi di Simpanglima. Bentuknya setengah lingkaran, dinaungi tenda atau kanopi. Sembari bersantap, pengunjung bisa leluasa melihat pemandangan kota, pegunungan, dan samudera ke arah utara, yang menjadi ikon Kota Semarang."

Salah satu menu istimewanya adalah pizza persegi panjang kombinasi beef, keju dan sayur, diolah cheef terampil dengan mengandalkan oven berbahan dasar kayu, bukan dari gas atau listrik sebagaimana dikenal selama ini.

"Mungkin, itulah pizza yang mendekati cita rasa asli, karena dipanasi dengan menggunakan kayu," jelas Fendy.

Tak hanya itu, pelayanannya juga dikemas lengkap dengan entertainment berkelas, seperti iringan musik chill-out (Paloma Kafe, City Lounge), atau show nan elegan pada waktu malam. Terbuka untuk eksekutif mulai Jumat 18/2, resto itu melayani tamu setiap hari mulai pukul 19.00.

La Luna menyuguhkan menu-menu andalan khas western, seperti Filleto Di Manzo, NZ Strip Loin, Snapper and Prawn, Salmone, Gamberi Con Spaghetti, dan Grilled Spring Chicken.

Selain menu utama, juga disediakan pilihan dessert lengkap sebagai hidangan penutup. Di antaranya Tiramissu, CrËme Bruelle, La Nuna Coupí Ice Cream, dan Cassata.

Mengenai harganya, menurut Fendy, relatif lebih murah. "Mahal itu relatif bagi penyuka makanan barat berselera tinggi. Harga makanan berkisar Rp 20 ribu sampai Rp 129 ribu, sudah mencakup makanan pembuka, utama, dan makanan penutup. Harga pizza sekitar Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu, bisa disantap 2-3 orang; jatuhnya hanya Rp 15 ribu per orang."

Keunggulan lain La Luna, punya koleksi sirup kawis cita rasa internasional, segera setelah dikombinasi minuman lain; salah satunya liquor.

"Citranya jadi mendunia, sebagai minuman selamat datang. Tak mengherankan, personel Michael Learns To Rock saat konser di Horison dan tamu asing lainnya sangat suka minuman tradisional asli Kabupaten Rembang itu," paparFendy. (D2-73a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA