logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 19 Februari 2005 EKONOMI
Line

Rencana Pendirian Trading House Dipuji

SEMARANG- Rencana pendirian Kantor Promosi dan Trading House Jateng di Rotterdam Belanda mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Bahkan, Dubes Indonesia untuk Belanda Muhammad Yusuf memuji langkah yang digagas para pengusaha muda Jateng tersebut.

''Belanda merupakan negara yang menguasai komoditas di seluruh dunia. Di bidang agrobisnis nomor tiga setelah AS dan Prancis,'' ujarnya dalam dialog di Ruang Amartapura I Hotel Grand Candi, kemarin.

Dialog tersebut dihadiri oleh Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jateng Kukrit Suryo Wicaksono, Sekjen Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Jateng Dhodit LA Wardana, Atase Perindag Kedubes Indonesia untuk Belanda Bambang Mulyatno, dan Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Jateng Yeru Salimianto.

Yusuf yang sebelum ke Semarang berada di Yogyakarta mengaku pengusaha di Kota Pelajar itu tertarik pada trading house yang dipelopori Jateng.

''Pepatah China menyebutkan perjalanan 1.000 li diawali dengan langkah pertama. Langkah itu telah ditempuh oleh Hipmi Jateng,'' katanya.

Ketua Hipmi Jateng Kukrit Suryo Wicaksono berharap para pengusaha Jateng nanti bisa memanfaatkan trading house tersebut secara maksimal. Tempat itu bisa membantu usaha kecil menengah (UKM) memiliki jaringan dengan pengusaha di Belanda khususnya dan Eropa pada umumnya.

Terkait dengan tenaga profesional dari Indonesia, pihaknya sudah mempersiapkan Johan Christianto untuk ditempatkan di Rotterdam. Selain SDM, teknologi dan infrastruktur pendukung telah siap.

''Kami tinggal menunggu proses administrasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jateng dengan pihak sana. Pertengahan April akan diresmikan Bapak Gubernur Jateng,'' jelasnya.

Atase Perindag Kedubes Indonesia untuk Belanda Bambang Mulyatno mengatakan SDM profesional dari Belanda juga telah ada, yakni Henk Wieland.

Ketua Hipmi Solo Adib Adjiputra berharap sosialisasi segera dilakukan kepada para pengusaha di daerah sehingga para pengusaha cepat merespons. (G7-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA