| Jumat, 18 Februari 2005 | NASIONAL |
SOSOKTakut Gagap di Depan Presiden
Maraknya pemberitaan seputar penggantian Kepala Staf TNI dan Kapolri di berbagai media massa, memang harus disikapi dengan bijak, seperti yang dilakukan oleh Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar. Dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI baru-baru ini, Da'i meminta, masalah penggantian Kapolri terkait dengan siapa-siapa yang akan diajukan untuk menggantikannya tidak perlu didramatisasi. ''Wajar saja bila seorang kapolri mengajukan calon penggantinya, jadi tidak usah didramatisasi,'' kata Da'i yang mantan Kapolda Jawa Timur tersebut. Para anggota Komisi III kemudian mencoba mengorek siapa kiranya nama-nama yang bakal diajukan Da'i kepada Presiden. Da'i tidak menjawab pertanyaan tersebut, namun dia menjelaskan alasan mengapa calon penggantinya harus dipersiapkan ''Biasanya Presiden bilang kepada saya, Anda mengajukan penggantinya siapa saja, tolong data-datanya yang lengkap berikan ke saya. Jadi saya harus mempersiapkan itu semua biar tidak gagap kalau ditanya Presiden. Kalau sampai gagap kan kesannya tidak baik,'' katanya. (F4-58t) | ||||