logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 18 Februari 2005 SEMARANG
Line

Disoal, Pemindahan Kepala Kapedalda

UNGARAN - Sebanyak 656 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang dari eselon IV hingga II kemarin dilantik. Mereka mengisi Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTB) yang baru.

Pelantikan yang dilakukan Bupati Bambang Guritno tersebut berlangsung di rumah dinas bupati, kemarin.

Namun ada pihak yang menyayangkan pemindahan Kepala Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Kapedalda) Slamet Wahyono menjadi Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Kakansatpol PP).

Menurut sumber Suara Merdeka yang tidak bersedia disebut namanya, Slamet Wahyono akan lebih tepat bila dipercaya memimpin Dinas Lingkungan Hidup, Pertambangan, dan Energi (LHPE).

"Basis Pak Slamet Wahyono itu kan dari Teknik Geologi dan Pertambangan UGM, maka akan lebih tepat bila menduduki posisi sebagai Kepala Dinas LHPE yang terbentuk berdasar pada SOTK yang baru tersebut," tutur seorang PNS itu.

Sekadar catatan, selain Dinas LHPE, ada dua dinas baru yang terbentuk yaitu Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah serta Dinas Kesejahteraan Sosial dan Keluarga Berencana.

Pejabat ketiga dinas baru tersebut terisi karena harus menunggu keputusan Gubernur Jateng.

Saat diminta konfirmasi soal penempatan Slamet, Bupati Bambang Guritno mengatakan bahwa hal itu bersifat sementara.

"Kami sudah mengusulkan dia untuk menjadi pejabat eselon II. Sekitar April nanti Gubernur Jateng yang akan memutuskan setelah melihat data pejabat yang bersangkutan," ucap Bupati.

Jalankan Tugas

Sementara itu, Slamet Wahyono mengatakan tetap akan menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai Kakansatpol. "Saya tidak akan mangkir dan sebisa mungkin menjalankan tugas dengan baik. Ibarat pertunjukan wayang, saya ini hanya sebagai wayang," kata dia.

Meski demikian, Slamet Wahyono mengimbau agar Plh Dinas LHPE tetap ada karena banyak investor yang akan masuk dan sedang mengurus perizinan mengenai gangguan lingkungan (HO).

Ketua Komisi A DPRD dokter Anis Supriyadi mengatakan, idealnya pengisian jabatan baru tersebut berdasarkan standar kompetensi pejabat bersangkutan. "Jadi bukan karena mengedepankan faktor kewenangan atau like and dislike," tegasnya.

Sementara itu di lingkungan Setda Pemkab Semarang, juga terjadi pergantian Kabag Sosial yang semula dijabat Baharudin digantikan Drs Haris Pranowo yang sebelumnya menjabat Camat Ungaran.(rny-91m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA