logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 17 Februari 2005 KEDU & DIY
Line

Pembunuhan Sumarsih Diyakini Direncanakan

KEBUMEN - Empat saudara kandung almarhumah Sumarsih (38), karyawati Puskesmas Kuwarasan, Kebumen, sangat yakin bahwa tindakan Satiman (43) membunuh istrinya dan kemudian memasukkan mayatnya ke dalam sumur sudah melalui perencanaan yang matang. Seperti diberitakan Sumarsih dibunuh suaminya yang bernama Satiman karena diduga menolak diintimi.

Keempat saudara korban adalah Suriyah (40) -kakak korban-, Sukaslan (30), Sumarlian (30), dan Sugeng Kurniawan (20) -ketiganya adik korban-, Senin lalu mendatangi Polres Kebumen. Mereka mendesak aparat penegak hukum menegakkan keadilan. Tersangka Satiman, saat ini sudah dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kebumen.

Ny Suriyah yang tinggal di Bekasi datang dengan anaknya yang baru berusia empat bulan, Edolui Samuel. Mereka berempat juga meluruskan pemberitaan media cetak dan elektronik yang menuduh saudaranya suka berjudi atau tidak mau melayani nafkah batin suaminya.

Sukaslan, adik korban yang staf TU SMEA Negeri Karanganyar, menyatakan sejak dikabari kakaknya meninggal di sumur, mereka curiga. Perasaannya mengatakan, saudaranya dibunuh. Karena itu, pihak keluarganya meminta agar mayat Sumarsih diautopsi.

Apalagi menurut keterangan dokter Puskesmas, korban tidak bunuh diri tetapi telah meninggal sebelum masuk sumur. Sebab, ada luka di kening wanita itu.

Keempat saudara kandung Sumarsih itu mendesak aparat Polres, kejaksaan, dan pengadilan menegakkan hukum seadil-adilnya. Sebab dari banyak indikasi, pembunuhan itu memang sudah lama direncanakan dengan matang.

Selain itu perilaku dan tindakan Satiman beserta ucapannya menuduh korban suka judi telah mencemarkan nama baik dan harga diri keluarga almarhum Moh Sujadi (ayah Sumarsih).

''Kami menuntut materiil dan imateriil atas pembunuhan dan pencemaran nama baik ini,'' tandas Sukaslan.(B3-76j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA