logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 16 Februari 2005 NASIONAL
Line

SOSOK

Judeg Mikir Ulah Mardijo


Suratal HW SM/dok

JUDEG, Itulah gambaran pikiran mantan Ketua DPD PDI-Perjuangan Jawa Tengah Suratal HW. Betapa tidak, kader partai yang selama ini digadang-gadang bisa meneruskan perjuangannya malah "mbalelo" terhadap Ketua Umum DPP Megawati Soekarnoputri.

Kepada Suara Merdeka di Gedung DPR RI, kemarin, Suratal HW menyoroti tindakan mantan ketua DPD Mardijo yang mendeklarasikan kelompok pembaruan PDI-P. ''Keblinger, sudah jadi orang bingung, bisanya berulah seperti itu,''ujar Suratal dengan mimik dan ekspresi memperlihatkan kejengkelannya.

Betapa tidak jengkel? Suratal mengaku merekrut Mardijo pada tahun 1990-an dari kader yang masih mentah dan hijau. ''Saya didik ketika dia masih ijo, belum apa-apa,''ujarnya.

Dalam perjalanannya, sekitar 1997, Mardijo diangkat menjadi Bendahara di DPD Jateng. Karena dirinya harus hijrah ke Jakarta karena menjadi anggota DPR RI, Mardijo pun dipercaya untuk mengurus partai di Jateng dan mendapat kedudukan sebagai Ketua DPRD. ''Jadi itu kedudukan yang sudah bagus.''

Sayang, Mardijo tidak mensyukuri posisi itu, malah melawan Ketua Umum DPP Megawati Soekarnoputri karena ambisinya untuk menjadi gubernur. Akibatnya, dia harus menerima risiko skorsing dari DPP.

''Pada pemilu lalu dia malah bergabung ke PNBK pimpinan Eros Djarot.'' Maka sangat aneh, jika dia sekarang menjelang Kongres PDI-P di Bali malah bikin repot PDI-P dengan mendirikan Kelompok Pembaruan PDI-P. Bingung, mikir Mardijo yang kebingungan,'' ujarnya.(di-58t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA