| Selasa, 15 Februari 2005 | MURIA |
Kuburan Mayat Temuan DibongkarKUDUS - Setelah dimakamkan pada Jumat (11/2) sore sekitar pukul 17.00, mayat yang diduga bernama Moh Syaifu (23), warga RT 4 RW 2, Desa Nalumsari Gandu, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, kemudian dibongkar keluarganya untuk dikebumikan lagi di desa asalnya. Mayat Syaifu ditemukan warga di sekitar wilayah RT 2 RW 4, Dukuh Beji, Desa Tanjungrejo, Jekulo pada Jumat (11/2) pagi sekitar pukul 08.00 (Suara Merdeka, 12/2). Menurut keterangan Kapolsek Tenggeles AKP Slamet, pihaknya mendapat laporan temuan mayat di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) pada Jumat lalu. Setelah itu, mayat yang sudah mulai membusuk itu dibawa ke RSU Kudus dan dilanjutkan ke RSU Dr Karyadi Semarang untuk diadakan autopsi. Hasilnya, ujar Kasatreskrim Polres Kudus AKP Dodo Marsodo, tidak ditemukan penganiayaan pada tubuh korban. Diteliti ''Kami masih meneliti penyebab kematian korban,'' katanya. Setelah tidak menerima laporan kehilangan anggota keluarga dari masyarakat, Polsek Tenggeles setelah mendapat izin dari Polres Kudus untuk memakamkan jenazah tersebut di TPU Desa Tanjungrejo di RT 3 RW 5 Dukuh Ngablak. ''Dengan beberapa warga, kami menguburkan mayat tersebut,'' ucapnya. Dia mengungkapkan, pada saat ditemukan tidak ada identitas pada tubuh korban. Satu hal yang pasti, dia menggunakan gelang monel berwarna putih dan pada sabuk yang dikenakannya tertulis nama Heri Kurniawan. Pada perkembangan selanjutnya, ada yang mengaku kehilangan anak sulungnya dan berasal dari Jepara. Setelah melihat barang-barang yang dikenakan korban, yang mengaku sebagai orang tuanya, Legiyo (50) didampingi Kepala Desa Nalumsari Gandu, Tuwahnah, menyatakan bahwa mayat tersebut adalah anaknya. ''Ya, Heri Kurniawan itu adalah kemenakannya,'' ujarnya seusai acara pembongkaran makam tersebut. Pada Senin siang sekitar pukul 11.00, dengan disaksikan Kades Nalumsari Gandu, Kapolsek Tenggeles, sejumlah perangkat Kecamatan Jekulo dan Kelurahan Tanjungrejo, kuburan temuan mayat tersebut dibongkar. Acara pembongkaran mayat itu mendapat perhatian warga di sekitar TPU. Ratusan orang tampak memadati proses pembongkaran dari awal hingga jenazah dinaikkan ke mobil ambulans untuk dimakamkan kembali ke desanya. Sampai berita ini diturunkan, seseorang yang pergi dengan korban pada Sabtu (5/2) dan mengendarai motor Honda Grand H-6466-YR belum ditemukan.(H8-90j) |