| Selasa, 15 Februari 2005 | SEMARANG |
Han Qiang dan Tipuan Sulap di Depan MataSEMULA orang-orang yang datang pada Jalan Sehat Keluarga HUT ke-55 Suara Merdeka, Minggu (13/2) seperti tak memedulikan kehadiran pesulap aliran streetmagic Tan Han Qiang. Pasalnya, pesulap yang tengah naik daun itu, datang dengan dandanan yang bersahaja. Amat bersahaja. Jauh dari citra penuh misteri laiknya seorang pesulap seperti terlihat pada diri Deddy Corbuzier atau ilusionis David Copperfield. Lihat saja, Han Qiang cuma mengenakan kaos oblong bergambar iklan minuman, celana pendek gombyor, dan ... sendal jepit. Ya, nyaris tak ada aksesori berlebih atau tata rias yang menyolok mata. Tapi, setelah ia memainkan satu dua trik sulapnya, sontak pesulap kelahiran Semarang 31 Oktober 1981 itu segera menjadi pusat perhatian. Kian lama kerumunan kian bertambah besar dengan banyaknya orang yang terdorong rasa penasaran. Begitulah, ke manapun Han Qiang bergerak, kerumunan orang segera terbentuk. Para penonton itu, dibikin terpana oleh permainan kartu, tali, dan sejumlah trik sulap lain yang dimainkan di depan hidung mereka. Tak kurang, Direktur Suara Merdeka Group Kukrit Suryo Wicaksono pun dibuat terkesima oleh kelihaian Han Qiang memainkan tangan. "Coba, lihat. Buku ini masih kosong, putih. Sebentar lagi akan tak orat-oret, biar ada gambare," katanya. Lantas, tangan kanannya diputar-putar seperti menyalurkan energi tak kasat mata. Pada saat yang bersamaan, bibirnya komat-kamit laiknya sedang merapalkan mantera sihir. Abracadabra, buku itu pun malih rupa menjadi penuh dengan gambar. Para penonton, termasuk juga Kukrit, spontan bertepuk tangan. "Ini belum selesai. Tak ambilke cat, sret-sret-sret, maka akan berubah jadi berwarna," imbuhnya. Sekali lagi, dia memainkan tangan dan berkomat-kamit. Gambar-gambar dalam buku itu pun berubah menjadi berwarna-warni. Lagi-lagi, tepuk tangan penonton tak bisa ditahan-tahan. Kecepatan Tangan "Ini semua murni kecepatan tangan. Sama sekali tak ada mejik atau sihir. Sebab aku itu pesulap, penghibur. Bukan dukun," akunya dalam sebuah kesempatan. Semua trik yang dimainkannya, kata dia logis dan bisa dipelajari siapa pun. Dia sendiri mempelajari ilmu sulap itu dari Klub Joker yang berada di Jakarta dan Surabaya. Dalam waktu setahun, dia sudah bisa memainkan berbagai trik sulap. Bahkan pada tiga bulan pertama Han Qiang sudah memainkan beberapa trik sederhana. Namun cara bermainnya masih kurang cepat, sehingga kadang mudah ditebak penonton. Tapi Han Qiang tak kurang akal. Ia piawai melakukan improvisasi, dengan memberikan bumbu humor pada setiap penampilannya. "Terus terang ae, aku paling gemetar waktu main di depan Pak Kwik (Kwik Kian Gie-Red). Tangan ini ngewel. Padahal, kalau main di depan situ ya nggak apa-apa," selorohnya. Ya, saat event Pasar Imlek Semawis 2556 lalu, Han Qiang memang sempat memainkan beberapa trik di depan mantan Menko Ekuin itu. Beberapa trik kartu Han Qiang membuat langkah Kwik tertahan, dan menyempatkan diri menontonnya. "Sulapku itu termasuk jenis close-up. Memainkan trik langsung di depan mata kepala penonton," akunya. (Achiar M Permana-64) |