logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 15 Februari 2005 INTERNASIONAL
Line

Bom Mobil Tewaskan Eks PM Lebanon

BEIRUT - Bom mobil berkekuatan besar menewaskan mantan PM Lebanon Rafik al-Hariri di daerah pelabuhan Beirut, Senin kemarin, kata saksi dan sumber keamanan. Paling tidak delapan orang lainnya, beberapa di antaranya pengawal Hariri, juga tewas.

Iring-iringan mobil Hariri meledak saat melewati bagian eksklusif daerah pelabuhan Corniche.

Ledakan yang terjadi di dekat Hotel St George itu menimbulkan lubang dalam di jalan, menghancurkan bagian depan gedung-gedung megah, dan menyebabkan enam mobil terbakar di jalan yang dipenuhi puing-puing.

Ledakan itu tampaknya bom terbesar di kota tersebut sejak perang saudara Lebanon berakhir pada 1990. Ledakan tersebut bisa terdengar di luar batas-batas Kota Beirut dan membuat kaca-kaca gedung berserakan ratusan meter dari tempat kejadian.

Hariri, pengusaha kaya yang mengundurkan diri dari pemerintahan Oktober tahun lalu, belum lama ini bergabung dengan kubu oposisi, menyerukan agar tentara Suriah meninggalkan Lebanon. Pasalnya, negara itu akan mengadakan pemilihan umum pada Mei mendatang.

Mohammad Jihad Ahmed Jibril (44), komandan militer yang juga putra Ahmed Jibril dari Front Rakyat bagi Pembebasan Komando Umum Palestina (PFLP-GC), terkoyak akibat bom yang meledakkan mobilnya di Beirut pada Mei 2002.

Awal tahun ini, sebuah bom menewaskan Elie Hobeika, tokoh penting dalam milisi Lebanon pro-Israel yang terlibat dalam pembantaian pengungsi Palestina pada 1982.(rtr-niek-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA