logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 15 Februari 2005 INTERNASIONAL
Line

Bangladesh Tangkap 600 Oposan

Dhaka - Sekitar 600 aktivis oposisi ditangkap polisi, Senin kemarin. Penangkapan besar-besaran itu dilakukan menjelang akan dilakukannya aksi pemogokan antipemerintah oleh Liga Awami. Rencana pemogokan umum selama dua hari ini dikhawatirkan akan memicu kerusuhan.

Aktivis tersebut ditangkap dalam dua hari terakhir di ibukota negeri itu, Dhaka.

Jalan-jalan di Dhaka kemarin terlihat sepi dari lalu lalang bus dan kendaraan, kendati pemogokan urung dilakukan.

Minggu lalu, dua orang terluka akibat ledakan bom, sementara tiga orang penumpang bus di Dhaka cedera akibat aksi pembakaran bus dan taksi yang dilakukan kelompok aktivis.

Polisi mengatakan, mereka menangkap "tersangka pengacau" melalui operasi subuh di ibukota.

''Kami melakukan operasi pengamanan ketat di kota ini setelah terjadi ledakan bom dan penembakan di jalan-jalan,'' kata seorang perwira polisi.

Lebih dari 12.000 polisi dan paramiliter dikerahkan di Dhaka untuk mencegah terjadinya kekerasan selama pemogokan. Pemogokan dimulai Senin pagi kemarin dan akan berakhir Selasa petang ini.

Petugas polisi berpakaian preman akan ditempatkan di bus-bus untuk menjaga keselamatan penumpang/ Para pengusaha transportasi mengatakan, mereka juga mengerahkan satuan pengamanan untuk melindungi penumpang.dari ancaman kerusuhan.

Sekolah, toko dan sebagian besar kantor swasta tutup atau beroperasi hanya dengan staf tertentu. Hanya taksi dan "rickshaw" yang terlihat tetap beroperasi.

Selain partai oposisi utama Liga Awami, partai sayap kiri yang mendukung pemogokan tersebut juga melakukan pawai umum singkat sebelum dibubarkan oleh polisi.

Babak baru dari dua hari pemogokan nonstop tersebut telah diserukan tak lama setelah enam pemogokan serupa dilancarkan sejak bulan lalu guna memprotes serangan granat terhadap satu pawai umum Liga Awami dan tindakan polisi selama pemogokan terdahulu.(rtr-gn-52)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA