logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 15 Februari 2005 EKONOMI
Line

Samsung Bidik Pasar Anak Muda

SEMARANG-Samsung, salah satu raksasa elektronik dari Korea terus mengembangkan produk-produk audionya, terutama dalam menghasilkan kualitas suara.

Dalam pameran bertajuk ''Semarang Global Fair 2005'' di atrium Java Supermall merek itu menawarkan produk terbaru yang sekaligus menjadi unggulan. Antara lain Mini Hi-Fi tipe Max DJ 750 (fasilitas DVD) dan Max VJ 740 (VCD).

Sucahyo Windarno, Consumer Trade Marketing, mengatakan dua produk tersebut memperoleh omzet penjualan cukup besar. Pasar yang dibidik adalah anak muda.

"Max DJ 750 yang dipasarkan seharga Rp 2,8 juta telah terjual 50 unit, sedangkan Max VJ 740 seharga Rp 2,3 juta laku sekitar 27 unit," ungkapnya, kemarin.

Dia menuturkan keunggulan produk itu terletak pada desainnya yang kokoh, sporty, futuristik, serta dilengkapi fasilitas multijob control atau pengaturan dan mode suara, menu, serta pemilihan fasilitas pada satu tombol.

Produk lain yang diminati konsumen, lanjut dia, adalah handycam. Seri VPD 105 yang ditawarkan seharga Rp 3,8 juta mencatat jumlah penjualan tertinggi, yakni 75 unit, termasuk inden (pesanan).

''Produk-produk lain yang kami tawarkan, yakni home theatre dan kamera digital, juga memperoleh respons cukup baik dari konsumen,'' tambah Sucahyo

Dia mengatakan pembelian tunai masih lebih tinggi dibandingkan dengan pembelian secara kredit yang porsinya sekitar 35%.

Untuk menarik konsumen, pihaknya menawarkan program "Buy One Get One" dengan memberikan hadiah langsung radio compo STA 500 untuk pembelian Max TSVS 950 dan Max TSVS 940.

Hingga hari ke-13 pameran kemarin, tutur dia, dua produk tersebut terjual sekitar 25 unit. Selain itu, untuk pembelian tunai semua tipe handycam berhadiah satu jam tangan sport.

Hingga akhir 2004, kata dia, produk-produk Samsung Audio menguasai sekitar 50% pangsa pasar di Jateng/DIY.

"Tahun ini kami berusaha mengembangkan pangsa pasar terutama Solo. Semarang, dan Yogyakarta. Kami menargetkan memperoleh pangsa pasar 75% dengan mengutamakan konsumen anak muda," jelasnya.

Pihaknya berharap pameran elektronik semacam ''Semarang Global Fair'' diselenggarakan minimal 3 kali setahun.

"Pameran dan in store promo (pameran di toko-toko ritel) terbukti mampu mendongkrak angka penjualan produk-produk kami," ujarnya.

Melalui pameran konsumen dapat membandingkan keunggulan dan kelemahan merek-merek audio. Selain itu, terjalin komunikasi interaktif antara produsen dan konsumen.(hrn-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA