| Selasa, 15 Februari 2005 | EKONOMI |
Laba Bersih Bank Niaga Rp 660 MiliarJAKARTA-Bank Niaga mencatat laba bersih Rp 660 miliar pada tahun buku 2004 atau naik 41% dari tahun sebelumnya Rp 467 miliar. Demikian diungkapkan oleh Presiden Direktur Bank Niaga Peter B Stok dalam paparan kinerja tahun 2004 di lantai XXVII Graha Niaga, kemarin. Menurut Peter, kenaikan laba bersih itu karena pendapatan bunga bersih memberi kontribusi terbesar atau naik 36% menjadi Rp 1,38 triliun per 31 Desember 2004. ''Kenaikan pendapatan bunga bersih itu disebabkan oleh peningkatan pendapatan bunga kredit 46% dan biaya bunga deposito turun 19% akibat kenaikan portofolio kredit yang diberikan serta biaya bunga dana masyarakat,'' tuturnya. Sementara itu, net interest margin tumbuh 94 basis poin menjadi 5,80% dibandingkan dengan 4,86% pada periode yang sama tahun 2003. Dia memaparkan pihaknya telah melepas kepemilikan pada anak perusahaan, yaitu Niaga Finance Limited di Hong Kong, dan membukukan laba Rp 121 miliar. Dikemukakan pula kontribusi pendapatan bunga dari obligasi pemerintah turun menjadi 17% dibandingkan dengan posisi yang sama tahun 2003 sebesar 23%. Di sisi lain, pendapatan provisi dan komisi kredit naik 38% dari Rp 94 miliar pada tahun 2003 menjadi Rp 130 miliar pada 2004. Penyaluran kredit naik 46% atau Rp 6,68 triliun menjadi Rp 21,09 triliun dari 2003 sebesar Rp 14,41 triliun. Peningkatan penyaluran kredit menyebabkan loan to deposit ratio (LDR) atau rasio pinjaman dan simpanan naik dari 72,12% pada 2003 menjadi 85,37% tahun lalu. (bn-53) |