| Selasa, 15 Februari 2005 | BUDAYA |
API Jaring 16 KelompokJAKARTA-Setelah melalui audisi di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya, Audisi Pelawak TPI (API) akhirnya menemukan 16 kelompok yang akan berkompetisi di Korek API mulai 15-18 Februari 2005 pukul 21.00-22.30. Dari jumlah itu, akan dipilih 12 kelompok yang akan unjuk kebolehan di ajang Kembang API untuk kelak menjadi yang terbaik. ''Karena dari 16 itu hanya dipilih 12 grup, maka ada empat kelompok yang dinyatakan 'gosong' dan harus kembali ke kampung halaman. API juga melibatkan pemirsa untuk menentukan kelompok mana yang 'gosong', mana yang bisa terus. Pemilihan dilakukan melalui SMS ke 6288, ketik API spasi nama kelompok,'' tutur Ali Mahmudin, produser API, kemarin. Kembang API akan dimulai 27 Februari, setiap Minggu pukul 19.00-21.00. Acara ini akan diselingi penampilan musik. Selama dua hari, 13-14 Februari, ke-16 grup lawak ini sudah menerima pembekalan dari para tutor sebelum tampil di Korek API. Para tutor ini adalah Gogon, Didin, Bagito, Marwoto, dan Kirun yang selama ini juga menjadi juri di masing-masing kota, ditambah Miing yang menjadi juri di Bandung. Mereka kemudian menjalani karantina yang disebut Godog Inap di Wisma Wiladatika Taman Bunga Cibubur. Serunya kegiatan ini dapat disaksikan di Percik API setiap Sabtu dan Minggu pukul 17.30-18.00. Keturunan Tionghoa Ke-16 grup itu adalah 69, Limau, Bio Patromax dan Roda Bajaj (Jakarta), Arboyo, Joker, Ngelantur, SQL, Kasas, Baskom, dan Mer (Surabaya). Yang menarik, SQL bernggotakan lima orang yang semuanya adalah keturunan Tionghoa. Sementara dari Bandung hanya menghasilkan satu kelompok yaitu Trio SOS, padahal ada 183 kelompok yang mendaftar. Gogon yang menjadi juri di Semarang meloloskan dua kelompok, yaitu Hoki dan Glopot dari 130 peserta audisi. Sedangkan Yogyakarta mengirimkan dua wakil yakni TKP dan Kondo dari 92 peserta audisi dengan juri Marwoto. Dalam Kembang API yang dipandu Ulfa Dwiyanti dan Komeng akan diramaikan oleh Tim Pencela (komentator) yang berasal dari kalangan pelawak senior, selebriti atau public figure yang humoris. Di episode akhir mereka akan melakukan jam session dengan pelawak senior seperti Patrio atau Cagur. Puncak acara adalah Gren Pinal API yang akan menentukan grup terbaik 1, 2 dan 3. Produser API Ali Mahmudin dan Bani Ramadhan, Kepala Godog Inap Syafrizal, serta instruktur pendamping Sugriwan, Hasan Bisri, Haris Cinamon dan Sobri S Kramat menjanjikan sebuah program pencarian bakat dalam dunia lawak yang benar-benar segar dan menghibur. ''Jadi nggak berlebihan kalau kita bilang No API No Happy,'' tambah Hasan Bisri. (tn-81) |