logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 15 Februari 2005 BANYUMAS
Line

Rencana Buku Paket Gratis Belum Jelas

PURWOKERTO-Pemerintah Kabupaten Banyumas terus mengaji permintaan DPRD dan elemen pendidikan soal pengadaan buku paket gratis bagi siswa sekolah dasar (SD). Karena itu, pada tahun 2005-2006 alokasi anggarannya pun kemungkinan belum jelas. Sebab, dana yang dibutuhkan cukup besar, sekitar Rp 60 miliar. Angka itu hampir sama dengan pendapatan asli daerah dalam satu tahun anggaran.

Hal itu diakui Sekretaris Daerah (Sekda) Singgih Wiranto, kemarin. Dia menyataan permintaan untuk menggratiskan buku paket itu harus dikaji secara matang. Sebab, dana terbatas dan materi buku harus sesuai dengan kurikulum.

''Masalah pendidikan memang penting. Namun indikator keberhasilan pendidikan kan tidak hanya dari ketersediaan buku paket. Selama ini juga bisa jalan. Sebab jika langsung kami setujui, jelas anggarannya tak mencukupi. Padahal, sarana penunjang lain juga membutuhkan perhatian dan kucuran dana,'' ujarnya.

Tak Sedikit

Komponen lain yang membutuhkan perhatian lebih saat ini adalah perbaikan gedung rusak dan peningkatan sumber daya manusia pengajar. ''Dua hal itu juga membutuhkan anggaran tak sedikit.''

Masalah itu mengemuka saat Paguyuban Bahtera Kasih Purwokerto berdialog dengan pemimpin komisi-komisi dan DPRD. Paguyuban meminta DPRD mengusulkan ke pemerintah agar memperjuangkan pengadaan buku paket gratis pada siswa. Sebab, selama ini banyak orang tua siswa tak mampu membeli buku yang dibebankan sekolah yang bekerja sama dengan penerbit.

Singgih menyatakan kemungkinan masalah itu baru dibahas pada RAPD 2006. Sebab, tahun 2005 pemerintah berkonsentrasi pada pengalokasian dana untuk memenuhi prasarana dan sarana dasar. (G22-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA