| Senin, 14 Februari 2005 | SALA |
OJOLALIDiminta Tak Mendaki GunungBOYOLALI - Curah hujan yang cukup tinggi, hendaknya tidak dimanfaatkan untuk mendaki Gunung Merapi. Sebab, di samping kondisi jalan setapak licin, juga banyak kabut di kawasan gunung. Jalan setapak yang cukup licin itu, dari Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Boyolali. Menurut Camat Selo, Luwarno, selama musim penghujan pihaknya telah meminta kepada perangkat desa untuk terus memantau kawasan gunung. Bila ada pendaki, pihaknya minta perangkat desa itu memberi tahu tentang kondisi jalan yang licin dan berkabut. (shj-85a) Laporan Aktivitas Merapi BOYOLALI - Laporan aktivitas Gunung Merapi ke Badan Vulkanologi, Yogyakarta, dilakukan setiap hari. Dengan demikian, bila status gunung meningkat dapat diantisipasi. Menurut petugas Urusan Gunung Api (UGA) di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali, Yulianto, laporan yang disampaikan ke Badan Vulkalogi dilakukan melalui telepon. Status gunung sudah hampir tiga bulan ini aktif normal. Jadi, dalam kondisi aman. (shj-85a) Wayangan di Sendang Siwani WONOGIRI - Wayangan suran yang digelar Sabtu malam (12/2) sampai Minggu dini hari (13/2) di Sendang Siwani, Kecamatan Selogiri, Wonogiri, menampilkan dalang Ki Anjat Sutrisno dari Kecamatan Ngadirojo dengan membawakan lakon Rama Tambak. Sebelum pentas lakon inti itu, diadakan ruwat Murwakala oleh dalang Ki Lilik GHD. Gelar wayangan suran, sebelumnya juga diselenggarakan di Desa Ngrompak, Kecamatan Jatisrono dan di Kecamatan Karangtengah.(P27-85a) Pengajian Sambut Muharam WONOGIRI - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Wonogiri, Minggu (13/2), menggelar pengajian akbar dalam rangka menyambut bulan Muharam 1426 H. Ketua LDII Wonogiri, Ustad Joko Santosa HP menyatakan, pengajian akbar itu kiranya dapat dijadikan wahana introspeksi bagi umat Islam untuk bekal dalam menapaki Tahun Baru Hijrah 1426. Pengajian menampilkan duet mubalig, yakni Bupati H Begug Poernomosidi dan KH Muhamad Johar dari Sragen.(P27-85a) Lagi, Motor di Sawah Dicuri KLATEN - Pencuri kembali mengincar sepeda motor milik petani yang diparkir di pinggir sawah sebagai sasaran. Kali ini, yang menjadi korban adalah Broto Wiryono (65), warga Dukuh Karangturi, Desa Polan, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Sabtu (12/2), sekitar pukul 12.45, Broto berangkat ke sawah dengan mengendarai sepeda motor Honda AD 4961 NL. Motor diparkir di pinggir jalan, tidak jauh dari sawahnya, di Dukuh Karanggeneng, Polan. Korban mengaku meninggalkan motor dalam keadaan terkunci. Selanjutnya, korban berjalan ke sawah untuk memupuk tanaman. Korban mengelilingi sawahnya, sehingga sering kali berada agak jauh dari posisi sepeda motornya diparkir. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 6 juta.(F5-85a) |