| Sabtu, 12 Februari 2005 | SALA |
Hendak Buang Air Besar, Temukan MayatSUKOHARJO - Warga Desa Kayuapak, Polokarto digegerkan oleh mayat yang telah membusuk di Sungai Samin yang melintasi desa tersebut, kemarin. Mayat lelaki itu ditemukan Narso (55), saat hendak buang hajat di sungai tersebut. Menurut keterangan, pada pukul 08.00 Narso bermaksud ke sungai. Karena sungai banjir, dia pun berhati-hati agar tidak terpeleset. Sampai di pinggir sungai, tercium bau menyengat seperti bangkai hewan. Merasa penasaran, Narso mencari sumber bau. Dia mengira bau itu bersumber dari bangkai ternak yang hanyut ke sungai karena banjir. Pasalnya, banyak kandang ternak milik warga yang letaknya di pinggir sungai. ''Baunya minta ampun, saya kira sapi atau kambing mati terseret arus sungai,'' katanya. Betapa kagetnya lelaki itu saat pandangannya melihat sesosok mayat lelaki telentang di sungai. Segera dia berteriak memberi tahu warga. Dengan napas terengah-engah dia memberi tahu tetangganya, Sutardi (45). Keduanya segera mengabarkan penemuan mayat tersebut kepada warga lain. Warga pun gempar dan langsung menuju ke lokasi. Sebagian warga lalu melapor ke Mapolsek Polokarto. Mendapat laporan warga, petugas dimpimpin langsung Kapolsek Iptu Kasimin mengevakuasi mayat dan membawanya ke puskesmas setempat. Evakuasi dilakukan dengan hati-hati karena kondisi mayat sudah membusuk. Berdasarkan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Diduga korban telah meninggal 3-4 hari sebelumnya dan diperkirakan adalah warga bagaian "atas" sungai yang masuk wilayah Karanganyar. ''Kemungkinan korban terpeleset saat berada di pinggir sungai dan hanyut terseret arus sungai yang deras. Karena mayat tersebut tidak dikenal, apalagi sudah mulai membusuk, atas persetujuan perangkat Desa Kayuapak dan Polsek Polokarto, mayat tersebut dikubur di makam desa setempat.'' (G10-92n) |