| Sabtu, 12 Februari 2005 | SALA |
Nyiur Melambai Lolos ke 16 Besar Audisi APIMELIHAT sikap kesehariannya, rasanya memang pantas jika tiga anak muda asal Solo ini memiliki bakat melawak. Kocak dan terkadang terlihat sedikit konyol adalah sikap yang tak pernah lepas dari pembawaan mereka dalam setiap kesempatan. Namun siapa sangka, kekocakan dan kekonyolan itu tidak sekadar membuat mereka jadi pintar melawak, tapi juga mengantarkan mereka menjadi salah satu di antara 15 peserta yang akan mengikuti Audisi Pelawak TPI (API). Begitulah, Londo, Sarsa dan Pardi yang tergabung dalam grup lawak bernama Tajuk Komedi dan Parodi (TKP) memang telah berhasil menjadi tiga di antara 88 peserta yang lolos seleksi awal API di Yogyakarta, beberapa waktu lalu, sehingga mereka pun berhak mengikuti audisi 15 besar yang akan di selenggarakan di studio TPI Jakarta, Selasa (12/2). "Dari 15 peserta itu akan diambil 12 untuk dikarantina dan diadu dalam sistem eliminasi. Sebagaimana acara reality show yang lain, penentuan eliminasinya juga bergantung pada hasil dukungan polling yang didapatkan dari sms yang dikirimkan," tutur Kapten, manejer grup lawak yang bermarkas di Kampung Lompobatang, Perumnas Mojosongo, Kecamatan Jebres tersebut. Tak Sengaja Keikutsertaan TKP dalam ajang seleksi API itu sebenarnya bisa dikatakan tanpa sengaja. Sebab, seperti yang dikatakan Londo, kedatangan mereka di Kota Gudeg sejak awal memang bukan untuk ikut seleksi. Namun hanya ingin menonton ajang itu. Soal melucu mereka memang sudah memiliki bekal. Sebab, tiga anak muda itu juga anggota kelompok musik Nyiur Melambai. Di Solo, kelompok musik tersebut selama ini memang dikenal sebagai tukang pengocok perut semacam grup musik Pecas Ndahe dan Teamlo. (Wisnu Kisawa-85n) |