| Sabtu, 12 Februari 2005 | SALA |
Tiga Grup Bersaing di Panggung
PURA MANGKUNEGARAN - Tiga grup musik sekaligus, yaitu OM Alang-alang yang beraliran dangdut, akan bertarung sepanggung dengan grup pop rock Sunset Band dan Flash Stone yang beraliran hard rock di lapangan Pamedan Mangkunegaran, Minggu malam (13/2) besok. Pentas musik gratis itu, digelar Clara Enterprise bersama Suara Merdeka, M Harno AR Art Promotion, dan Djarum 76 dalam rangka ulang tahun ke-55 harian ini (11/2) sekaligus mangayubagya tingalan jumenengan ke-17 KGPAA Mangkunagoro IX (18/2) dan memeriahkan Hari Jadi Ke-260 Kota Solo (17/2). "Saya sudah menunggu kesempatan ini. Hal ini merupakan pertarungan kami dengan grup dangdut yang kesekian kalinya. Akan tetapi, untuk kali pertama meladeni tantangan Flash Stone yang suka lagu-lagu grup rock The Rolling Stone itu," ungkap Aswin Nugroho, pimpinan grup Sunset kepada Suara Merdeka, kemarin. Tanding sepanggung antara grup yang beda aliran tersebut, memang pernah berlangsung pada peringatan 54 tahun harian ini, setahun lalu di tempat yang sama, Lapangan Pamedan Pura Mangkunegaran. Ketika itu, grup dangdut OM Ken Dedes (Karanganyar) yang dikenal punya karakter personal pemainnya, bertarung melawan Sunset Band, grup yang beranggotakan para alumnus beberapa fakultas di UNS yang belakangan ini meraih sukses besar. Dalam catatan Aswin, sukses paling besar yang diraihnya selama ini adalah pentas bersama sejumlah grup terkenal seperti Slank dan beberapa artis terkenal seperti Nicky Astria. Pentas itu berlangsung di Jakarta dalam tajuk gebyar musik "Soundrenaline A Mild" yang punya jadwal keliling sejumlah kota besar di tanah air. Meladeni Sunset Band memang yakin bisa meladeni OM Alang-alang karena karya lagu berjudul "Nakal" bernuansa dangdut. Namun, grup Flash Stome memang akan sulit dilayani lantaran lagu-lagu dari album The Rolling Stone adalah hard rock yang underground dan bernuansa melayang-terbang itu. Meski rivalnya terhitung berat, grup dangdut OM Alang-alang yang sebagian besar jam terbangnya diperoleh di arena pertunjukan in door menyatakan tidak gentar. Karena selain permainan musiknya mampu menghadirkan aliran musik apa saja ke dalam ramuan beraroma dangdut, grup ini punya andalan berupa penampilan 10 artis sekaligus dengan primadona Putri Faradilla. Duel tiga grup musik dan parade 10 artis dangdut di Pura Mangkunegaran, Minggu besok, merupakan awal dari tour show di sejumlah kota di wilayah Surakarta yang digelar Clara Enterprise dalam rangka HUT Ke-55 Suara Merdeka, mulai 13 Februari hingga akhir Maret nanti. Namun, serangkaian kegiatan yang akan didukung PT Djarum Kudus itu, juga disisipi pentas wayang kulit semalam suntuk di Pendapa Pagelaran Keraton Surakarta.(won-85m) |