| Sabtu, 12 Februari 2005 | PANTURA |
KiprahKaliwadas Lunas Pertama PBBBREBES - Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes menjadi desa pertama yang lunas tercepat dalam penyetoran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Desa yang terletak di Brebes selatan itu lunas PBB 2005 pada 20 Januari dengan baku setor Rp 37.029.189. Tempat kedua diduduki Desa Pejagan, Kecamatan Tanjung, lunas pada 27 Januari dengan baku setor Rp 23.923.986. Kemudian Desa Ciomas, Kecamatan Bantarkawung lunas pada 3 Februari dengan baku setor Rp 8.854.697. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) H Kaspuri Rosyadi SH mengemukakan, desa yang lunas tercepat akan memperoleh bonus. Bonus diberikan sebagai perangsang penarikan pajak, mengingat Brebes sudah lima tahun beturut-turut lunas PBB.(wh-42j) Kompak Laporkan Kasus Buku PEMALANG - Komite Masyarakat Pemalang Antikorupsi (Kompak) melapor ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pemalang mengenai kasus pengadaan buku sekolah, baru-baru ini. Menurut Koordinator Kompak Anggoro Adi Atmojo SH, laporan mengenai hal itu diterima Kepala Kejari Budiyono SH. Setelah diterima, pihaknya selanjutnya akan memantau penanganan kasus tersebut. Kompak melaporkan masalah itu karena dipandang dalam program pengadaan buku yang dilakukan salah sebuah penerbit di Jakarta bekerja sama dengan Pemkab terjadi penyimpangan, yakni tidak sesuai dengan Keppres mengenai Pengadaan Barang dan Jasa. Sementara itu, pengaturan fee tidak dilakukan secara jelas. Padahal buku yang didrop tidak sesuai dengan kurikulum yang berlaku. (sf-42n) Empat Unit Rumah Dibedah Gapensi BATANG - Empat rumah milik warga di RT 3 RW 1, Kelurahan Proyonanggan Selatan, Batang yang tidak layak huni, kemarin (11/2) siang mulai dibedah oleh Kerukunan Masyarakat Jasa Kontruksi dan pengadaan Barang Kabupaten (Kemas Kopen) Batang. Keempat rumah milik itu adalah milik Taryono, Waryadi, Samsuri, dan Marsudin, yang dibedah karena sudah tidak layak lagi untuk ditempati. (H4-42n) GNOTA Gali Dana Rp 133 Juta BREBES - Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Kabupaten Brebes terus mengupayakan penggalian dana untuk membantu biaya pendidikan anak tak mampu. Hingga 30 Desember 2004, organisasi itu memperoleh pemasukan dari pihak ketiga atau donatur hingga Rp 133.943.000. Ketua GNOTA Ny Hj Maryatun Indra Kusuma mengungkapkan, donatur yang memberikan bantuan antara lain dari infak pejabat eselon I, II, dan III sebesar Rp 71.943.000 dan hasil lelang CAA Rp 62 juta. Menurut keterangan dia, dana sumbangan tersebut telah disalurkan kembali untuk beasiswa pelajar SD/MSt sebanyak 798 anak masing-masing Rp 90.000 atau total Rp 71.820.000, SMP 327 anak masing-masing Rp 120.000 atau total Rp 39.240.000. Dengan demikian, keseluruhan pengeluaran adalah Rp 111.060.000. (wh-42j) |