| Sabtu, 12 Februari 2005 | NASIONAL |
Pemerintah Janji Tidak Akan Obok-obok PDI-PJAKARTA - Sentilan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri agar pemerintah tak usah mengobok-obok partai berlambang kepala banteng, mendapat respons dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kepada Ketua DPP PDI-P, Kwik Kian Gie yang bertemu dengannya, SBY menegaskan pemerintah sama sekali tidak berkeinginan ikut campur dalam Kongres PDI-P di Bali, April mendatang. Kwik, Jumat (11/2) bertemu SBY di Kantor Presiden, Kompleks Istana Merdeka Jakarta. Tapi kedatangan mantan Menko Ekuin tersebut tidak ada urusannya dengan partainya, yang dua bulan lagi akan menggelar kongres guna memilih ketua umum yang baru. Ia bersama ekonom lainnya, yang juga mantan Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Prof Sri Edi Swasono, sengaja diundang Presiden SBY untuk dimintai masukannya mengenai upaya mengatasi kemiskinan dan pengangguran. Karena itulah, seperti dituturkan Kwik, dalam pertemuan itu tidak ada pembicaraan khusus mengenai persoalan partai. Namun diakuinya, di sela-sela pertemuan tersebut dirinya sempat menyinggung mengenai adanya tuduhan SBY bermaksud mengobok-obok PDI-P. ''Saya mengonfirmasikannya langsung kepada SBY. Beliau mengatakan, tuduhan itu sama sekali tidak benar,'' kata Kwik. Sebagai Menteri Menurut Kwik, hubungan dirinya dengan Presiden SBY sudah berjalan baik selama lebih dari empat tahun, karena sama-sama pernah duduk sebagai menteri. Yakni satu tahun di era pemerintahan Gus Dur, dan tiga tahun di era pemerintahan Megawati. Hubungan di antara mereka itu, bahkan dilukiskan telah berkembang menjadi suatu persahabatan. Karena itu, ia mempercayai apa yang diucapkan Presiden. ''Saya percaya dengan apa yang beliau katakan, tidak ada dusta. Tetapi karena adanya pemberitaan - pemberitaan di koran (yang menyebut pemerintah mau mengobok-obok PDI-P), saya mengonfirmasikannya sekali lagi, meski saya dari awal memang sudah tidak percaya.'' Mantan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional itu mengatakan, Presiden justru berkeinginan untuk mengembangkan partai politik di Tanah Air agar menjadi kuat dan besar seperti PDI-P. (A20-33a) |